Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 23.01 WIB

Bingung Soal Karir? Ini Dia Sederet Perbedaan Antara Menjadi Generalist dan Specialist di Pekerjaan!

Ilustrasi pekerjaan

JawaPos.com - Bekerja di perusahaan bisa jadi impian bagi hampir semua orang. Setelah lulus dari sekolah atau kuliah, bekerja di sebuah perusahaan dan mendapatkan pendapatan stabil adalah masa depan yang diimpikan.

Dalam menentukan jalan karir, seseorang tentu perlu memikirkan berbagai aspek. Mulai dari bidang yang ditekuni, jurusan kuliah, kompensasi, dan masih banyak lagi.

Salah satu pertimbangan seseorang dalam menjajaki tangga karir adalah menjadi generalist atau specialist. Berada di dunia kerja tentu membuatmu pernah mendengar istilah generalist atau specialist.

Dalam dunia pekerjaan, kedua hal ini merupakan posisi yang sama sekali berbeda. Kamu mungkin pernah mendengar karir generalist seperti HR Generalist, atau karir dengan nama specialist seperti KOL Specialist atau Social Media Specialist.

Keduanya memiliki berbagai perbedaan yang signifikan. Dilansir dari Tech Target dan Michael Page, berikut ini penjelasan serta perbedaan antara menjadi generalist dan specialist di pekerjaan:

  1. Generalist

Generalist sendiri merupakan sosok yang memiliki segudang kemampuan. Mereka punya pengetahuan luas tidak hanya dalam satu peminatan spesifik, namun tetap dalam satu bidang.

Generalist dikatakan sebagai sosok multitalenta yang punya segudang kemampuan. Namun, perlu dipahami bahwa mereka tidak punya pengetahuan mendalam tentang berbagai bidang tersebut.

Ada banyak bidang karir yang bisa menempatkan kamu sebagai seorang generalist. Misalnya di bidang sales, project manager, HR, IT bahkan penulis sekalipun. 

Sebagai contoh, kamu bisa menjadi penulis copywriter sekaligus content writer, bahkan sampai menulis fiksi berbagai genre. Meski sama-sama menulis, sejatinya berbagai jenis tulisan membutuhkan kemampuan dan juga teknik yang berbeda-beda.

Apabila kamu ingin menjadi seorang generalist, tentunya ada sisi negatif dan positif tersendiri. Menjadi seorang generalist membuatmu punya banyak pengetahuan, mudah beradaptasi, dan bisa jadi negosiator karena mereka paham banyak hal. Disisi lain, kamu jadi tidak paham betul akan satu bidang spesifik karena pengetahuanmu terlalu meluas.

  1. Specialist

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore