Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 17.38 WIB

5 Jenis Kain yang Sebaiknya Tidak Lagi Disimpan karena Tidak Nyaman dan Tidak Ramah Lingkungan

Ilustrasi jenis kain yang tidak nyaman untuk digunakan dan tidak ramah lingkungan. (Freepik) - Image

Ilustrasi jenis kain yang tidak nyaman untuk digunakan dan tidak ramah lingkungan. (Freepik)

JawaPos.com – Beberapa jenis kain dalam pakaian harian kerap menyebabkan rasa tidak nyaman saat dikenakan dalam waktu lama.

Kain adalah bahan tekstil yang dibuat dari serat alami atau sintetis dan digunakan untuk pembuatan pakaian serta aksesoris.

Mengetahui jenis kain yang tidak nyaman membantu memilih pakaian yang lebih baik untuk tubuh dan lingkungan.

Berikut 5 jenis kain yang sebaiknya tidak lagi disimpan karena tidak nyaman dan tidak ramah lingkungan dilansir dari laman Encircled, Kamis (24/4):

1. Akrilik Menyebabkan Iritasi Kulit

Kain akrilik sering digunakan dalam syal atau sweater, namun memiliki permukaan yang kasar dan terasa gatal saat bersentuhan langsung dengan kulit. Selain itu, akrilik terbuat dari bahan sintetis yang tidak menyerap keringat dengan baik dan cenderung menahan panas.

Saat dicuci, serat mikro dari akrilik dapat terlepas dan mencemari saluran air. Beralih ke serat alami seperti wol merino, kasmir, atau TENCEL™ Lyocell memberikan rasa lembut dan lebih ramah lingkungan.

2. Poliester Membuat Tubuh Mudah Gerah

Pakaian tidur berbahan polyester sering memerangkap panas dan menyebabkan ketidaknyamanan saat tidur. Kain ini juga tidak memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga memperparah rasa panas di malam hari.

Sebagai alternatif, rayon dari bambu menawarkan sifat menyerap keringat dan membantu mengatur suhu tubuh. Kain ini juga dikenal hipoalergenik, cocok untuk kulit sensitif dan membuat tidur menjadi lebih tenang.

3. Nilon Terasa Kaku dan Tidak Bernapas

Blazer dari nilon kerap terasa pengap karena tidak memiliki sirkulasi udara yang cukup. Kain ini juga membuat keringat terperangkap di dalam lapisan, menciptakan rasa tidak nyaman.

French terry merupakan bahan alternatif yang ringan, elastis, dan dapat menyerap keringat. Pilihan ini memberi keleluasaan bergerak dan tampilan profesional yang tetap nyaman.

4. Kemeja Sintetis Mengandung Bahan Kimia

Kemeja tanpa setrika umumnya diolah dengan bahan kimia agar tetap rapi dan bebas kusut. Bahan kimia tersebut dapat memicu iritasi kulit dan tidak ramah lingkungan.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore