Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 04.59 WIB

Berapa Batas Aman Konsumsi Mie Instan Menurut Ahli? Ini Penjelasannya dan Simak Cara Mengolahnya agar Lebih Sehat!

Ilustrasi mie instan - Image

Ilustrasi mie instan

JawaPos.com - Mie instan adalah makanan olahan berbentuk mie kering yang dapat disiapkan dengan cepat hanya dengan menambahkan air panas atau merebusnya selama beberapa menit.

Makanan ini pertama kali diciptakan di Jepang pada tahun 1958 dan sejak itu menjadi salah satu makanan paling populer di seluruh dunia karena harganya yang terjangkau, mudah didapat, dan praktis untuk dikonsumsi kapan saja.

Mie instan biasanya sudah dibumbui dengan paket perasa yang mengandung garam, MSG, dan berbagai bahan tambahan lainnya untuk meningkatkan rasa.

Selain itu, sebagian besar mie instan diproses dengan cara digoreng sebelum dikeringkan, yang membuatnya tahan lama dan lebih mudah dimasak.

Meskipun mie instan terasa lezat dan mudah disajikan, konsumsi yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Salah satu alasan utama adalah tingginya kadar natrium (garam) dalam setiap bungkus mie instan. Natrium yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, meningkatkan risiko penyakit jantung, serta memicu gangguan ginjal.

Selain itu, mie instan juga mengandung lemak jenuh dalam jumlah tinggi karena proses penggorengan yang digunakan saat produksinya.

Selain itu, mie instan tergolong makanan yang rendah nutrisi karena hampir tidak mengandung protein, serat, atau vitamin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Jika sering dikonsumsi tanpa tambahan makanan lain yang lebih bergizi, ini bisa menyebabkan ketidakseimbangan gizi dan meningkatkan risiko obesitas serta gangguan kesehatan lainnya.

Mie instan juga mengandung bahan pengawet dan pewarna buatan yang dalam jangka panjang dapat berpengaruh buruk pada kesehatan jika dikonsumsi secara terus-menerus.

Berapa Batas Aman Konsumsi Mie Instan?

Agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan, para ahli menyarankan untuk tidak mengonsumsi mie instan terlalu sering.

Dilansir dari laman Thai PBS World pada Kamis (20/2), batas aman yang disarankan adalah tidak lebih dari dua kali dalam seminggu, dan dalam satu hari sebaiknya tidak makan lebih dari satu bungkus mie instan.

Hal ini dikarenakan satu porsi mie instan sudah mengandung natrium dalam jumlah tinggi, sering kali melebihi 2.000 mg per hari, yang merupakan batas konsumsi garam yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore