Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Februari 2025 | 06.49 WIB

Psikologi Media Sosial: Inilah 7 Ciri Kepribadian Orang yang Menghindari Media Sosial dan Lebih Menghargai Privasi

ILUSTRASI: Seseorang yang berjuang melawan fomo media sosial. (Freepik/freepik) - Image

ILUSTRASI: Seseorang yang berjuang melawan fomo media sosial. (Freepik/freepik)

JawaPos.com - Sementara orang-orang rutin memperbarui kehidupan mereka secara daring di media sosial, beberapa orang lainnya justru tidak merasa perlu melakukan hal yang sama.

Gagasan untuk terus berbagi, menggulir, dan tetap terhubung tidak menarik bagi orang-orang ini.

Menariknya, ada ciri-ciri kepribadian yang jelas yang dimiliki oleh banyak orang yang menghindari media sosial dan menyendiri.

Dalam artikel yang dikutip dari geediting.com, Selasa (11/2) ini, kita akan membahas tujuh sifat utama yang menjelaskan mengapa sebagian dari kita memilih untuk menjauh dari sorotan digital.

Jika Anda pernah merasakan hal yang sama, Anda mungkin mengenali diri Anda dalam diri mereka. Mari kita mulai.

1. Mereka sangat sadar diri

Salah satu alasan terbesar sebagian orang menghindari media sosial adalah karena mereka mengenal diri mereka sendiri dengan baik.

Kesadaran diri berarti memahami pikiran, emosi, dan motivasi Anda sendiri tanpa perlu terus-menerus mendapatkan validasi eksternal.

Sementara banyak orang menggunakan media sosial untuk mendapatkan like, komentar, dan persetujuan, individu yang sangat sadar diri tidak merasakan kebutuhan yang sama.

Mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri, dan mereka tidak bergantung pada interaksi digital untuk membentuk identitas mereka.

2. Mereka lebih menghargai hubungan yang mendalam dibandingkan interaksi di media sosial

Carl Jung, psikolog ternama, pernah berkata, “Kesepian bukan disebabkan tidak adanya orang di sekitar Anda, tetapi disebabkan ketidakmampuan Anda menyampaikan hal-hal yang menurut Anda penting.”

Kutipan itu menjelaskan mengapa media sosial tidak pernah terasa memuaskan, kita tidak dapat memiliki interaksi yang kaya dan penuh perhatian yang benar-benar berarti.

Jadi, daripada menghabiskan waktu berjam-jam menelusuri feed, orang-orang ini mulai memprioritaskan percakapan tatap muka dan koneksi yang tulus.

3. Mereka protektif terhadap energi mereka

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore