
Ilustrasi orang yang selalu update status di media sosial. (Freepik)
JawaPos.com – Tidak semua orang suka mengumbar kehidupan pribadi mereka ke media sosial. Beberapa orang lebih suka menjaga privasi kehidupan mereka jauh dari dunia maya yang sedang trend saat ini.
Mereka jarang mengupdate status dan lebih memilih untuk menikmati suasana yang mereka rasakan saat itu. Ini bukan karena mereka tidak menerima perkembangan teknologi, tetapi mereka menjaga agar kehidupan pribadi mereka tetap aman.
Dilansir dari Blog Herald, mereka yang jarang update status di media sosial seringkali menunjukkan ciri kepribadian tertentu.
Berikut delapan ciri umum orang yang lebih suka menjaga kehidupan mereka jauh dari media sosial.
1. Menghargai privasi
Orang yang jarang update status di media sosial seringkali menghargai privasi mereka. Bagi mereka, kehidupan pribadi hanya untuk diri mereka sendiri. Mereka dapat menetapkan batasan, dengan membedakan hal yang bersifat publik dan bersifat pribadi.
Meskipun sebagian orang mungkin melihat ini sebagai perilaku menjauhkan diri, tetapi itu hanyalah perbedaan perspektif. Mereka memandang privasi mereka sebagai hal yang harus dijaga, dan melindunginya untuk menjadi konsumsi publik.
Ini bukan berarti mereka antisosial atau dingin. Namun, banyak dari mereka sangat hangat dan mudah bergaul dalam interaksi nyata. Mereka hanya memilih untuk tidak menunjukkan setiap aspek kehidupan mereka di media sosial.
2. Hidup dengan kesadaran penuh
Mereka yang jarang update status di media sosial cenderung menjalani hidup dengan lebih sadar. Mereka seringkali lebih hadir dan menikmati momen-momen kehidupan tanpa perlu mengabadikan atau membagikannya ke media sosial.
Hal ini dapat membuat mereka lebih menikmati keindahan dan kedalaman situasi tertentu. Mereka tidak mudah terpengaruh untuk terus mengabadikan setiap momen kehidupan mereka ke media sosial
Kepribadian mereka selalu menunjukkan kesadaran dan kehadiran sepenuhnya. Mereka memahami bahwa hidup bukan tentang berapa banyak like atau share yang mereka dapatkan, tetapi tentang pengalaman hidup nyata dan menikmati momen-momen indah tanpa gangguan.
3. Tidak mudah merasa cemas
Menggunakan media sosial secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan stres. Di sisi lain, orang yang jarang update status di media sosial seringkali merasa hidup lebih sejahtera dan bebas dari tekanan.
Tanpa pembaruan story, unggahan, dan pemberitahuan yang terus-menerus, mereka cenderung tidak takut ketinggalan trend atau FOMO, dan tekanan untuk terus mengikuti cerita menarik milik orang lain.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
