Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 01.40 WIB

8 Ciri Kepribadian Seseorang yang Jarang Update Status di Media Sosial karena Sangat Menjaga Privasi

Ilustrasi orang yang selalu update status di media sosial. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang selalu update status di media sosial. (Freepik)

JawaPos.com – Tidak semua orang suka mengumbar kehidupan pribadi mereka ke media sosial. Beberapa orang lebih suka menjaga privasi kehidupan mereka jauh dari dunia maya yang sedang trend saat ini.

Mereka jarang mengupdate status dan lebih memilih untuk menikmati suasana yang mereka rasakan saat itu. Ini bukan karena mereka tidak menerima perkembangan teknologi, tetapi mereka menjaga agar kehidupan pribadi mereka tetap aman.

Dilansir dari Blog Herald, mereka yang jarang update status di media sosial seringkali menunjukkan ciri kepribadian tertentu.

Berikut delapan ciri umum orang yang lebih suka menjaga kehidupan mereka jauh dari media sosial.

1. Menghargai privasi

Orang yang jarang update status di media sosial seringkali menghargai privasi mereka. Bagi mereka, kehidupan pribadi hanya untuk diri mereka sendiri. Mereka dapat menetapkan batasan, dengan membedakan hal yang bersifat publik dan bersifat pribadi.

Meskipun sebagian orang mungkin melihat ini sebagai perilaku menjauhkan diri, tetapi itu hanyalah perbedaan perspektif. Mereka memandang privasi mereka sebagai hal yang harus dijaga, dan melindunginya untuk menjadi konsumsi publik.

Ini bukan berarti mereka antisosial atau dingin. Namun, banyak dari mereka sangat hangat dan mudah bergaul dalam interaksi nyata. Mereka hanya memilih untuk tidak menunjukkan setiap aspek kehidupan mereka di media sosial.

2. Hidup dengan kesadaran penuh

Mereka yang jarang update status di media sosial cenderung menjalani hidup dengan lebih sadar. Mereka seringkali lebih hadir dan menikmati momen-momen kehidupan tanpa perlu mengabadikan atau membagikannya ke media sosial.

Hal ini dapat membuat mereka lebih menikmati keindahan dan kedalaman situasi tertentu. Mereka tidak mudah terpengaruh untuk terus mengabadikan setiap momen kehidupan mereka ke media sosial

Kepribadian mereka selalu menunjukkan kesadaran dan kehadiran sepenuhnya. Mereka memahami bahwa hidup bukan tentang berapa banyak like atau share yang mereka dapatkan, tetapi tentang pengalaman hidup nyata dan menikmati momen-momen indah tanpa gangguan.

3. Tidak mudah merasa cemas

Menggunakan media sosial secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kecemasan dan stres. Di sisi lain, orang yang jarang update status di media sosial seringkali merasa hidup lebih sejahtera dan bebas dari tekanan.

Tanpa pembaruan story, unggahan, dan pemberitahuan yang terus-menerus, mereka cenderung tidak takut ketinggalan trend atau FOMO, dan tekanan untuk terus mengikuti cerita menarik milik orang lain.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore