
Ilustrasi seseorang yang tinggal di rumah orang tua. (Freepik)
JawaPos.com - Tinggal bersama orang tua memang bisa menjadi cara yang tepat untuk menghemat uang atau menyelesaikan tanggungan tertentu, seperti utang pendidikan.
Namun, jika terlalu lama tinggal, hal ini justru dapat memunculkan beberapa perilaku yang kurang baik dan bahkan menghambat perkembangan diri.
Dilansir dari Geediting Kamis (23/1), berikut adalah delapan perilaku yang sering muncul pada mereka yang terlalu lama tinggal di rumah orang tua.
Jika kamu merasa mengalami salah satu di antaranya, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkan tinggal mandiri.
1. Ketergantungan pada Orang Tua
Kenyamanan tinggal bersama orang tua, seperti makanan rumahan, bantuan mencuci pakaian, hingga tempat tinggal gratis, memang sulit ditolak. Namun, hal ini bisa memicu ketergantungan.
Ketika segala kebutuhan ditangani orang tua, dari hal kecil seperti mencuci piring hingga membayar tagihan, seseorang mungkin kehilangan kesempatan untuk belajar mandiri. Akibatnya, transisi menuju hidup mandiri atau tinggal bersama pasangan di kemudian hari menjadi lebih sulit.
2. Terhambatnya Pertumbuhan Pribadi
Terlalu lama berada di bawah atap orang tua bisa menghalangi perkembangan diri. Banyak keterampilan hidup, seperti mengatur keuangan, memasak, atau memperbaiki kerusakan rumah, sering kali tidak dipelajari karena orang tua selalu ada untuk membantu.
Kenyamanan ini mungkin terasa menyenangkan, tetapi bisa menjadi penghambat dalam jangka panjang. Mengambil risiko dengan hidup mandiri, meskipun menantang, dapat memberikan pengalaman berharga untuk perkembangan pribadi.
3. Keterlambatan Kemandirian Finansial
Menurut penelitian dari Pew Research Center, pada tahun 2020, lebih banyak orang dewasa muda di usia 18-34 tahun tinggal bersama orang tua dibandingkan tinggal bersama pasangan. Meski membantu menghemat biaya dalam jangka pendek, hal ini sering kali menunda kemandirian finansial.
Ketika orang tua menanggung banyak kebutuhan, kebiasaan untuk mengatur anggaran atau menabung bisa terabaikan. Padahal, kemampuan ini sangat penting untuk masa depan, terutama saat seseorang memutuskan untuk hidup mandiri.
4. Terbatasnya Kehidupan Sosial
Tinggal di rumah orang tua bisa memengaruhi kehidupan sosial. Rasa sungkan untuk membawa teman ke rumah atau aturan yang ketat dari orang tua dapat membatasi interaksi sosial.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
