
Ilustrasi seseorang yang dibesarkan dalam keluarga yang tidak pernah menunjukkan kasih sayang. (Freepik)
JawaPos.com - Tumbuh dalam keluarga yang jarang menunjukkan kasih sayang bisa meninggalkan dampak yang cukup besar bagi seseorang.
Bukan untuk menyalahkan, tetapi penting untuk memahami bagaimana pengalaman masa kecil mempengaruhi perilaku kita saat dewasa. Jika keluargamu tidak terlalu menunjukkan kehangatan atau kasih sayang, kemungkinan hal itu membentuk dirimu lebih dalam dari yang kamu sadari.
Mengetahui ciri-ciri ini dapat memberikan pemahaman lebih tentang bagaimana perilaku kita terbentuk dari pengalaman masa lalu. Dan, seperti yang kita tahu, mengenali diri sendiri adalah langkah pertama untuk menuju perubahan positif.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (21/1), berikut adalah 8 sifat umum yang sering terlihat pada orang dewasa yang dibesarkan dalam keluarga dengan sedikit kasih sayang.
1. Kesulitan Menyampaikan Perasaan
Bagi mereka yang tumbuh dalam keluarga yang minim kasih sayang, mengungkapkan perasaan bisa terasa sangat sulit. Emosi adalah bahasa yang perlu dipelajari, dan jika sejak kecil tidak terbiasa mengungkapkan perasaan, bisa jadi kita kesulitan melakukannya saat dewasa. \
Kata-kata seperti “Aku cinta kamu” atau bahkan mengekspresikan kebahagiaan, kesedihan, atau kemarahan dengan cara yang sehat menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan mengenali hal ini, kita bisa mulai belajar untuk lebih bebas dalam mengekspresikan emosi.
2. Mencari Pengakuan dari Orang Lain
Bagi banyak orang yang dibesarkan tanpa banyak kasih sayang, mereka seringkali mencari pengakuan dari orang lain. Pujian dan perhatian mungkin tidak banyak diterima di masa kecil, sehingga saat dewasa mereka merasa terus-menerus membutuhkan validasi eksternal.
Hal ini bisa menjadi cara untuk menutupi kekosongan emosional yang terasa. Namun, setelah menyadari bahwa kebiasaan ini berakar dari pengalaman masa kecil, kita bisa mulai belajar untuk lebih menghargai diri sendiri, tanpa bergantung pada orang lain untuk merasa dihargai.
3. Membangun Dinding Emosional
Tumbuh dalam keluarga yang tidak banyak memberikan kasih sayang sering kali membuat seseorang membangun dinding emosional untuk melindungi diri. Dinding ini bukan secara fisik, melainkan perlindungan diri agar tidak terlalu terbuka pada orang lain.
Studi menunjukkan bahwa orang yang tumbuh dalam keluarga dengan sedikit kasih sayang cenderung lebih defensif dan sulit membentuk hubungan yang mendalam saat dewasa. Mengenali kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk membuka diri, menjalin hubungan yang lebih sehat, dan mengurangi rasa takut terhadap kerentanannya.
4. Hasrat yang Besar akan Kasih Sayang
Ironisnya, mereka yang kurang menerima kasih sayang di masa kecil justru seringkali menjadi sangat mendambakan kasih sayang di masa depan. Hasrat ini bisa membuat seseorang menjadi sangat ingin menunjukkan kasih sayang dalam hubungan, atau terus mencari perhatian fisik dan kata-kata penguatan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
