Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Desember 2024 | 18.04 WIB

8 Sifat Unik Orang yang Pernah Bercerai Berkali-kali, Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan tidak harmonis. (pexels.com) - Image

Ilustrasi pasangan tidak harmonis. (pexels.com)

JawaPos.com - Perceraian berulang kali bukan hanya soal nasib buruk atau kesalahan dalam memilih pasangan. 

Dalam perspektif psikologi, orang yang pernah bercerai berkali-kali sering memiliki ciri-ciri atau pola tertentu yang bisa menjelaskan mengapa hubungan mereka sulit bertahan. 

Hal ini tidak selalu negatif, tetapi seringkali mencerminkan sifat unik yang memengaruhi cara mereka menjalani hubungan.

Dilansir dari laman Blog Herald pada Selasa (31/12), berikut adalah delapan sifat unik yang sering ditemukan pada orang yang pernah bercerai berkali-kali.

1. Kesulitan dalam Menjalin Komitmen

Komitmen adalah fondasi utama dari hubungan jangka panjang. Namun, bagi sebagian orang, gagasan tentang komitmen dapat terasa menakutkan. 

Psikologi menunjukkan bahwa kesulitan ini sering berasal dari pengalaman masa lalu yang belum terselesaikan atau rasa takut akan keintiman. 

Akibatnya, ketika hubungan mulai menjadi serius, mereka mungkin tanpa sadar menyabotase diri sendiri atau menjauh dari pasangan. 

Hal ini bukan berarti mereka tidak menginginkan hubungan yang langgeng, melainkan ada ketidakpastian mendalam yang memicu pola perceraian berulang.

2. Tingkat Empati yang Tinggi

Empati adalah sifat yang luar biasa, tetapi bagi sebagian orang, itu juga menjadi pedang bermata dua. 

Orang dengan tingkat empati yang tinggi cenderung tertarik pada pasangan yang membutuhkan dukungan emosional atau bahkan "penyelamatan." 

Hal ini sering kali membawa mereka ke dalam hubungan yang tidak seimbang atau bahkan beracun. Dalam jangka panjang, hubungan semacam ini sulit untuk dipertahankan dan dapat berujung pada perceraian. 

Bagi orang yang pernah bercerai berkali-kali, sifat unik ini bisa menjadi penyebab utama mengapa mereka sering terjebak dalam hubungan yang tidak sehat.

3. Kecenderungan Impulsif

Cinta yang menggebu-gebu memang terasa menyenangkan, tetapi impulsivitas dalam memulai atau mengakhiri hubungan dapat menjadi masalah. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore