
Ilustrasi perempuan yang menganut gaya hidup slow living (freepik)
JawaPos.com – Pada dasarnya banyak dari kita mengharapkan gaya hidup yang santai dan lebih terencana. Pasalnya melepaskan diri dari segala sesuatu yang serba cepat bisa terasa menakutkan.
Menariknya beberapa dari kita bisa semakin berkembang ketika menganut gaya hidup yang dikenal dengan istilah slow living ini. Namun sebenarnya apa saja kebiasaan mereka?
Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa kebiasaan hebat orang yang menganut gaya hidup slow living sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Senin (26/8) sebagai berikut :
1. Konsumsi sadar
Di dunia serba cepat dan masa kini, mudah sekali untuk terhanyut dalam arus konsumerisme. Konsumerisme merupakan pembelian sering kali dilakukan secara impulsif tanpa banyak memikirkan kebutuhan atau dampaknya.
Mereka yang menerapkan gaya hidup ini memandang hal tersebut secara berbeda. Mereka justru lebih fokus pada konsumsi yang sadar. Artinya mereka berpikir dua kali sebelum melakukan pembelian.
Mereka akan bertanya pada diri sendiri apakah mereka benar-benar membutuhkannya, apakah itu menambah nilai bagi kehidupan mereka atau hanya menambah kekacauan.
2. Menganut gaya minimalis
Perpanjangan alami dari konsumsi sadar adalah merangkul minimalisme. Hal ini bukan tentang menyangkal kesenangan diri sendiri atau hidup dengan hal-hal yang sangat minim. Melainkan ini tentang memberi ruang bagi hal-hal yang benar-benar penting.
3. Menikmati momen
Kebiasaan menikmati momen adalah pilar utama gaya hidup slow living ini. Semuanya tentang hadir, terlibat sepenuhnya di masa kini dan bukan membiarkan pikiran mengembara ke masa lalu atau masa depan.
Ketika Anda mulai menikmati setiap momen maka Anda tidak hanya menjadi lebih sadar tetapi juga lebih menghargai kesenangan hidup yang sederhana. Ini adalah praktik yang ampuh yang menghadirkan rasa damai dan kepuasan yang tiada duanya.
4. Merangkul alam
Orang Jepang memiliki praktik yang disebut Shinrin yoku atau mandi hutan yang melibatkan membenamkan diri di alam untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Mereka yang berkomitmen pada gaya hidup slow living sering kali berupaya keras untuk menghabiskan lebih banyak waktu di alam. Baik itu hiking di hutan, berkebun, atau sekadar duduk di bawah pohon, mereka memahami kekuatan ruang hijau yang menyegarkan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
