Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 15.15 WIB

Cek Andeng-andeng, Ini 38 Letak Tahi Lalat dan Artinya Menurut Primbon Jawa, Simak Penjelasannya!

Andeng-andeng atau Tahi Lalat menurut Primbon Jawa./ Pexels/Diana - Image

Andeng-andeng atau Tahi Lalat menurut Primbon Jawa./ Pexels/Diana

JawaPos.com – Primbon Jawa selalu memiliki cara unik dalam menginterpretasikan berbagai aspek kehidupan, termasuk makna dari andeng-andeng atau tahi lalat.

Menurut Primbon Jawa, letak andeng-andeng bisa memberikan petunjuk tentang karakter dan nasib seseorang. Setiap posisi tahi lalat memiliki arti tersendiri tentang kehidupan seseorang.

Dari kepala hingga kaki, Primbon Jawa menjelaskan makna mendalam di balik setiap andeng-andeng.

Bagi sebagian orang, mengetahui arti tahi lalat menurut Primbon Jawa bisa menjadi pedoman dalam menjalani hidup.

Dilansir dari akun YouTube Mbah Kenton Narasi pada Minggu (4/8), dijelaskan ada 38 letak andeng-andeng yang memiliki arti menurut Primbon Jawa. Sejumlah tai lalat itu dibagi menjadi enam bagian tubuh.

1. Bagian Kepala dan Wajah

Wajah menjadi bagian tubuh dengan makna tahi lalat paling beragam. Tahi lalat di hidung, seperti Pulungsih di ujung hidung yang berarti keinginannya akan mudah terwujud, dan Turunsih di tengah papan hidung, dipercaya membawa keberuntungan.

Tujungsih di pipi dan tahi lalat di kelopak mata diyakini memiliki sifat baik hati hingga membuat pemiliknya disukai banyak orang.

Ada juga Srigatiah yang berada di pipi kiri atau keduanya yang berarti orangnya sangat bersahabat.

Tahi lalat di Dahi juga menjadi lokasi penting, seperti Kajen yang menandakan keikhlasan dan Wirdaatama yang menunjukkan ketajaman pikiran.

Adapula Manikaharda yang berada di kepala bagian kanan maka dianugerahi kebahagiaan, sedangkan tahi lalat yang berada di ujung mulut artinya pandai berbicara.

Di alis, seperti Mikal yang berada di alis kiri berarti akan mendapatkan keselamatan, keberuntungan dan disukai banyak orang.

Namun, tidak semua tahi lalat di kepala membawa arti positif. Duyuti di ubun-ubun dianggap menandakan ketidakjujuran, sementara Jengengalah di kepala bagian kiri dipercaya membawa ketidakmantapan hidup.

2. Bagian Leher dan Bahu

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore