Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juli 2024 | 12.10 WIB

Tak Ada Salahnya Menjadi Seorang Introvert, Banyak yang Mispersepsi tentang Kepribadian Menarik ini

ilustrasi introvert yang memerhatikan sekitar/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi introvert yang memerhatikan sekitar/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Tidak ada yang salah saat menjadi orang introvert. Pasalnya, individu-individu yang lebih suka keheningan dibanding keramaian ini cenderung menyendiri dan memiliki lingkaran sosial yang lebih kecil.

Sebagaimana dilansir dari Psychology Today, kepribadian orang introvert pada dasarnya merasa cemas dan tidak nyaman jika berada di dekat orang lain. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak semua dari introvert merasakan itu. 

Faktanya, penelitian mengungkapkan bahwa introvert bisa saja terampil dalam lingkungan sosial. Hanya saja cara mengisi ulang baterai sosialnya yang berbeda. 

Meskipun kepribadian introvert ada kaitannya dengan kecemasan sosial, tapi mereka merasa sangat nyaman dan percaya diri akan hal itu. Namun perlu diketahui bahwa introvert juga memiliki sifat yang tak bisa lagi diremehkan dalam sebuah organisasi, seperti perhatian terhadap detail, pemikiran analitis, dan kemampuan bekerja secara mandiri. 

Tapi harus disadari juga bahwa, setiap kepribadian pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Akan tetapi kebanyakan orang hanya melihat dari luarnya saja.

Kesalahpahaman persepsi lainnya yang ditujukan pada orang introvert adalah pasif dan kurang percaya diri. Padahal mereka bisa sebaliknya, menjadi orang asertif, ambisius, dan percaya diri. 

Hanya saja yang membedakannya adalah orang introvert mampu menempatkan diri terhadap kapan dan bagaimana harus melakukan itu semua. Introvert seringkali unggul dalam peran yang memungkinkan mereka dapat bekerja secara mandiri, memecahkan masalah, dan berpikir mendalam.

Sementara itu, penelitian lain mengungkapkan bahwa introvert memiliki sensitivitas yang tinggi, sehingga mereka akan mudah berempati dan memiliki jiwa kreativitas cukup tinggi. Misalnya seorang penulis yang introvert harus bisa mendalami topik karya tulis, mengolah informasi dengan cara unik, dan menyampaikan perspektif yang berbeda. 

Dikutip dari laman artikel Very Well Mind, menurut teori Eyesenck bahwa introvert secara alami memiliki gairah yang tinggi. Dengan demikian, orang introvert cenderung mencari lingkungan dan aktivitas ketika mereka bisa menyalurkan gairah itu, dan waktu menyendiri adalah solusi terbaiknya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore