
Ilustrasi Tas Punggung dan Tas Jinjing.
JawaPos.com - Tas merupakan benda esensial yang digunakan oleh semua orang hampir setiap hari. Mulai dari pergi ke sekolah, berangkat kerja sampai bermain dengan teman terdekat.
Penggunaan tas di hampir seluruh keseharian ini membuat tas seakan menjadi hal wajib yang setidaknya harus dimiliki oleh setiap orang di tiap panggung kehidupannya.
Selain membawa berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk beraktivitas, tak jarang tas digunakan sebagai pelengkap pakaian yang dikenakan. Tas yang bagus bisa menunjang kepercayaan diri seseorang dalam menjalani kehidupan.
Tidak ada hari tanpa tas membuat penggunaan tas perlu diperhatikan dari sisi kesehatan. Nyatanya, penggunaan tas dan jenis tas oleh seseorang berpengaruh pada kesehatan tubuh terutama bahu dan punggung.
Dilansir dari South China Morning Post dan Spencer Chiropractic Center, berikut pembahasan 6 jenis tas dan keamanan untuk kesehatan punggung.
1. Totebag
Kamu tentu pernah melihat totebag bahkan memiliki satu di dalam lemari. Tersedia dalam berbagai warna dan gambar, totebag digemari karena kepraktisannya dalam digunakan sehari-hari. Mulai dari totebag tipis, mini dan oversized, totebag banyak digunakan terutama para mahasiswa yang pergi kuliah.
Totebag sendiri bukan pilihan yang bagus untuk kesehatan bahu dan punggung. Totebag memberikan banyak tekanan pada bahu dan bisa berujung pada perkembangan yang tidak seimbang. Terutama bagi kamu yang menggunakan totebag di satu sisi secara terus menerus, penggunan totebag membahayakan jaringan lunak dan tulang belakang.
Lebih jauh bagi kamu pengguna oversize totebag yang memikul barang berat seperti laptop, penggunaan tas tersebut dalam jangka panjang akan membuat distribusi berat badan tidak seimbang dan menekan persendian salah satu bahu. Kamu bisa saja merasakan sakit atau nyeri di bahu. Apabila hal itu terjadi, kamu mungkin ingin menyingkirkan totebag dari rutinitas kuliahmu.
2. Crossbody Bag
Crossbody bag atau tas selempang merupakan tas dengan tali tunggal panjang yang melintang dari bahu dan menempatkan tas di sisi pinggang seseorang. Penggunaan tali di sepanjnag tubuh memang membuat distribusi beban lebih merata ketimbang totebag, namun hal ini tidak membuat crossbody bag bebas risiko.
Penggunaan crossbody bag secara rutin dengan beban berat menimbulkan risiko tulang belakang bagian atas bahkan skoliosis. Penting untuk mengisi tas dengan beban seperlunya dan rutin mengganti penggunaan tali dari bahu kanan ke bahu kiri.
Selain itu, hindari juga penggunaan tas selempang dengan tali rantai yang tipis. Kamu mungkin sering melihat tas dengan rantai atau bahkan menggunakannya karena terlihat cantik. Akan tetapi, tali ini melekat kuat dan bisa jadi sakit di bahumu terutama dengan keadaan tas yang berat dan bersentuhan langsung dengan kulit.
3. Handbag
Handbag merupakan salah satu pilihan tas yang digunakan oleh sebagian besar orang, terutama para wanita. Kamu mungkin pernah menjumpai tas yang besar dan kuat untuk kemudian dijinjing hanya menggunakan tangan yang memegang tali bagian atas. Terkadang, ada handbag yang memiliki tali tambahan untuk dijadikan selempang.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
