Ilustrasi wanita sedang berjabat tangan dengan menguasai bahasa tubuh yang berdiri tegak dengan senyum sebagai salah satu trik komunikasi agar disegani orang lain (pexels/fauxels)
JawaPos.com – Dalam kehidupan, rasa hormat adalah semacam mata uang sosial. Rasa hormat membuat orang secara otomatis bersikap tidak kasar dan melakukan yang terbaik untuk membuat orang lain di sekitar kita merasa nyaman.
Ada rasa hormat yang muncul ketika orang mengagumi kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan kepribadian Anda. Ketika orang menaruh rasa hormat pada Anda, hal ini bisa membuat orang tersebut mau mengikuti arahan Anda dan memperlakukan Anda dengan baik.
Rasa hormat bisa tumbuh dari cara berkomunikasi. Komunikasi yang jelas dan terampil adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan rasa hormat dari orang-orang di sekitar Anda.
Dilansir dari laman Expert Editor, terdapat beberapa trik komunikasi yang bisa Anda terapkan agar lebih disegani orang menurut psikologi:
Menurut peneliti Maria Pipas dan Mohammad Jaradat, komunikasi asertif adalah kemampuan untuk berbicara dan berinteraksi dengan cara yang mempertimbangkan dan menghormati hak dan pendapat orang lain sembari membela hak, kebutuhan dan batasan pribadi Anda sendiri.
Bersikap asertif tidaklah sama dengan bersikap agresif, menuntut atau memerintah. Bersikap asertif berarti bersikap tegas terhadap apa yang diinginkan tanpa menginjak-injak orang lain.
Terlihat sederhana, namun hal ini membutuhkan keterampilan dan sulit diterapkan.
Seorang psikolog Dianne Grande menjelaskan bahwa mendengarkan secara aktif adalah cara mendengarkan yang melibatkan perhatian penuh terhadap apa yang dikatakan dengan tujuan utama memahami pembicara.
Mempelajari cara mendengarkan secara aktif akan membuat lawan bicara Anda merasa didengarkan. Hal ini tentu membuat mereka menghormati Anda sebagai seseorang yang menghargai pendapat orang lain meskipun Anda terkadang kurang setuju.
Konsistensi adalah kunci untuk mendapatkan rasa hormat dari orang lain. Dalam psikologi, konsistensi adalah prinsip yang menyatakan bahwa orang ingin konsisten dengan komitmen yang dibuatnya.
Seorang Profesor Psikologi dan Pemasaran Robert Cialdini menyatakan bahwa konsistensi adalah salah satu dari enam gagasan utama dibalik ilmu persuasi.
Pada intinya apabila Anda ingin mendapatkan rasa hormat dari orang lain, Anda perlu menghormati komitmen Anda dan melakukan apa yang Anda katakan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
