Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Oktober 2023 | 04.55 WIB

Harap Sabar Bunda, Kenali Fase Tantrum pada Balita Agar Tak Terbawa Emosi

Kenali Fase Tantrum pada Balita Agar Tak Terbawa Emosi.

 

JawaPos.com – Tantrum pada balita merupakan salah satu wujud ekspresi frustasi yang diungkapkan saat menghadapi tantangan dalam waktu tertentu.

Tantrum pada balita, biasanya ditunjukkan dengan sikap yang tiba-tiba seperti menangis, berteriak, merengek, dan berguling-guling akibat tidak dipenuhi permintaannya.

Alasan lain pada balita saat mengalami tantrum adalah karena mereka merasa lelah, lapar, haus dan mengantuk.

Tak jarang, terkadang bunda juga terpancing emosi saat anak-anak sedang mengalami tantrum.

Berikut lima fase tantrum pada balita yang wajib bunda ketahui.

1. Adanya Penolakan

Dimulai dengan adanya penolakan, yakni ketika anak tidak mendapatkan apa yang dia inginkan.

Mereka akan cenderung mengabaikan atau menolak permintaan dari orang tua.

Hingga tidak mendengarkan dan berlari meninggalkan orang tua.

2. Timbulnya Amarah

Fase penolakan bisa berakhir apabila sang anak mau mendengarkan dan memahami penjelasan dari orang tua mengenai perilakunya.

Namun, apabila anak tidak bisa mengerti maka fase tantrum akan memasuki timbulnya rasa marah pada anak.

Bentuk kemarahan yang diluapkan oleh anak bisa melalui tangisan, teriakan, berguling-guling di lantai, hingga memukuli diri sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore