← Beranda

7 Wisata Kuliner yang Mulai Ramai Saat Ramadhan di Surabaya

Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 13 Februari 2026 | 20.52 WIB
Nama Pasar Atom sudah lama dikenal sebagai pusat belanja sekaligus surganya kuliner legendaris. (istimewa)

 

JawaPos.com - Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana berbeda di Surabaya. Menjelang magrib, sudut-sudut kota berubah jadi lautan penjual takjil, aroma gorengan, hingga es segar yang menggoda. Warga berbondong-bondong ngabuburit sambil berburu hidangan berbuka.

Bukan cuma soal makan, momen ini juga jadi ajang kumpul keluarga dan teman. Beberapa titik bahkan selalu padat setiap tahun karena pilihan kulinernya lengkap dan suasananya seru.

Berikut tujuh lokasi wisata kuliner yang mulai ramai saat Ramadan di Surabaya.

1. Pasar Atom

Nama Pasar Atom sudah lama dikenal sebagai pusat belanja sekaligus surganya kuliner legendaris. Di dalamnya, kamu bisa menemukan aneka Chinese food, kue tradisional, hingga jajanan klasik yang sulit ditolak.

Saat Ramadhan, suasananya makin hidup. Pedagang takjil bermunculan di berbagai sudut, mulai dari lantai dasar hingga lantai atas. Di luar area pasar pun deretan penjual dadakan ikut meramaikan suasana. Pilihannya lengkap, dari lontong balap, tahu tek, rujak cingur, sampai aneka kue manis untuk berbuka.

Lokasi: Jalan Bunguran Nomor 45, Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya.

2. Suramadu View Point

Kalau ingin ngabuburit sambil menikmati pemandangan laut, Suramadu View Point bisa jadi pilihan. Area di sisi timur dan barat Jembatan Suramadu ini memang selalu ramai saat sore, apalagi ketika Ramadhan.

Deretan penjual menjajakan jajanan ringan, minuman segar, hingga makanan berat. Kamu bisa duduk santai menikmati angin laut dengan latar Selat Madura dan Jembatan Suramadu yang megah. Menunggu azan magrib di sini terasa lebih santai dan menyenangkan.

Lokasi: Jalan Tambak Wedi dan Kedung Cowek, Surabaya.

3. Kawasan Makam Sunan Ampel

Kawasan religi ini selalu padat saat Ramadhan. Selain menjadi tempat ziarah, area sekitar Makam Sunan Ampel juga berubah menjadi pusat takjil dan belanja kebutuhan Lebaran.

Sepanjang Jalan Nyamplungan hingga Pasar Kambing Ampel, pedagang kurma, kue kering, dan aneka takjil berjejer rapi. Menjelang sore, suasananya semakin ramai. Banyak pengunjung datang untuk beribadah sekaligus berburu hidangan berbuka dan oleh-oleh khas Timur Tengah.

Lokasi: Jalan Nyamplungan, Ampel, Semampir, Surabaya.

4. Taman Bungkul

Sebagai ruang terbuka favorit warga, Taman Bungkul tak pernah sepi. Saat Ramadhan, taman ini berubah jadi tempat ngabuburit andalan berbagai kalangan, dari anak muda hingga keluarga.

Penjual takjil dan makanan berat berjajar di sekitar taman. Kamu bisa menemukan es buah, gorengan, hingga menu nasi untuk berbuka. Suasananya santai dan cocok untuk duduk-duduk sambil menunggu waktu magrib.

Lokasi: Jalan Taman Bungkul, Darmo, Wonokromo, Surabaya.

5. Jalan Karang Menjangan

Bagi yang beraktivitas di sekitar kampus dan rumah sakit kawasan Gubeng, Jalan Karang Menjangan adalah titik berburu takjil yang selalu dinanti. Setiap Ramadhan, kawasan ini dipenuhi pedagang dengan pilihan makanan yang beragam.

Mulai dari kue basah, aneka es, gorengan, hingga lauk siap santap tersedia di sini. Karena berada di tepi jalan yang cukup ramai, pengunjung disarankan lebih berhati-hati saat parkir dan menyeberang.

Lokasi: Jalan Karang Menjangan, Gubeng, Surabaya.

6. Pasar Malam Kodam Brawijaya

Pasar malam ini memang rutin buka sore hingga malam, tetapi saat Ramadhan suasananya terasa lebih meriah. Banyak warga datang untuk membeli takjil sekaligus lauk sahur.

Pilihan makanannya lengkap, dari aneka bakaran, seafood, lalapan, nasi goreng, hingga jajanan kekinian dengan harga terjangkau. Fasilitas seperti musala dan toilet juga tersedia, sehingga pengunjung lebih nyaman berlama-lama di sini.

Lokasi: Jalan Brawijaya, Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya.

7. Masjid Al-Akbar Surabaya

Masjid terbesar di Jawa Timur ini tak hanya ramai untuk ibadah, tetapi juga menjadi pusat kuliner Ramadhan yang populer. Area sekitar masjid dipenuhi penjual takjil, makanan berat, hingga busana muslim.

Pengunjung bisa ngabuburit, berbuka puasa, lalu melanjutkan ibadah tarawih tanpa perlu berpindah tempat. Bahkan, pengelola masjid juga menyediakan takjil gratis bagi jamaah. Suasananya religius sekaligus hangat, membuat banyak orang betah menghabiskan waktu di sini.

Lokasi: Jalan Masjid Al-Akbar Utara Nomor 8, Pagesangan, Jambangan, Surabaya.

Penutup

Ramadhan di Surabaya memang selalu identik dengan semarak kuliner sore hari. Dari kawasan religi hingga taman kota, semuanya punya daya tarik sendiri. Tinggal pilih suasana yang kamu suka, lalu nikmati momen berbuka dengan cita rasa khas Kota Pahlawan.

EDITOR: Estu Suryowati