← Beranda

Beberapa Rekomendasi Kuliner Wajib Saat Ngabuburit di Pacitan, Sekali Nyicip Rekoso Lali Lur!

Shania Vivi Armylia PutriJumat, 6 Februari 2026 | 02.35 WIB
Ilustrasi berbagai olahan seafood di Pacitan/YouTube @Dyodoran

JawaPos.com - Saat ngabuburit di Kota Pacitan, anda tidak hanya bisa menikmati suasana pantai yang menenangkan selama bulan puasa, tetapi juga beragam kuliner lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Kota ini ternyata menyimpan makanan khas mulai dari olahan ayam, seafood segar, sampai hidangan tradisional yang sudah puluhan tahun dengan perpaduan cita rasa Jawa Tengah dan Jawa Timuran.

Harga makanannya juga relatif terjangkau dan mengenyangkan, cocok untuk menu berbuka puasa.

Baca Juga: 5 Shio Paling Kaya Bulan Ini, Dinobatkan Sebagai Penerima Rezeki Terkuat

Aneka seafood seperti ikan tuna, marlin, cakalang, lemadang, cumi, udang, lobster, sampai mangut hiu, semuanya tersedia dalam kondisi fresh dengan harga miring, hasil tangkapan nelayan lokal. Keunikan lainnya, yang dipadukan dengan nasi tiwul yang lebih rendah gula, serta sambal kecap yang khas.

Penasaran bagaimana kuliner dan takjil tradisional khas Pacitan, berikut adalah enam rekomendasi makanan khas Pacitan yang bisa anda coba saat ngabuburit, berdasarkan ulasan akun YouTube @dyodoran.

  1. Ayam Goreng Mekar Jaya

Ayam Goreng Mekar Jaya menjadi kuliner yang wajib anda coba saat ngabuburit di Pacitan. Rumah makan ini  berada di Jalan Gatot Subroto, Ploso, tepat di seberang kediaman presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga: Ramalan Lengkap 6 Zodiak Besok Jumat, 6 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces

Menu andalannya berupa ayam kampung goreng berbumbu rempah yang disajikan dengan sambal terasi dan lalapan.

Selain itu, tersedia juga sate ati ampela serta aneka jajanan tradisional yang cocok untuk takjil berbuka puasa. Harga satu porsi ayam goreng ini dimulai dari Rp 20.000.

  1. Sate Kotek

Sate bisa ditemukan di  mana saja. Namun rajanya sate kambing di Pacitan adalah sate kotek, yang berlokasi di barean Sidoarjo.

Di depot sate in menyediakan daging kambing muda sehingga teksturnya lembut dan empuk. Selain sate, tersedia juga menu lain seperti gulai ayam, gule kambing, dan tongseng.

Harga sate dibanderol mulai Rp 16.000-Rp 50.000 dengan pilihan bumbu kacang ataupun kecap. Menu ini cocok dijadikan pilihan berbuka puasa saat anda sedang di Pacitan.

  1. Nasi Tiwul, Ikan Bakar

Tidak lengkap saat ke Pacitan jika tidak mencoba aneka seafood segar dengan harga terjangkau. Beragam warung makan di sekitar pantai di Pacitan menyediakan olahan hidangan laut, salah satunya warung bu Jarno di Tamperan.

Menu yang ditawarkan cukup beragam mulai dari lemadang bakar sambal kecap, salmon bakar sambal bawang, marlin goreng, layur goreng, cumi asam manis, tuna bakar, sampai kalakan atau mangut ikan hiu.

Hidangan tersebut disantap bersama nasi tiwul, lengkap dengan pilihan sayur dan lalapan. Untuk minuman berbuka puasa, tersedia es kelapa utuh yang cocok menyegarkan dahaga anda. 

  1. Kupat Tahu Minulyo

Kupat tahu Bu Tutik di Pasar Minulyo termasuk kuliner legendari yang sudah ada sejak tahun 1950-an. Kupat tahu adalah makanan yang berisi lontong, tahu goreng, dan kacang goreng, lalu disiram kuah kecap berbumbu rempah dan bawang serta ditambah dengan krupuk di atasnya.

Satu porsi kupat tahu ini dibandrol dengan harga terjangkau yakni sekitar Rp 8.500 per porsi. 

Kupat tahu cocok menjadi pilihan makanan berbuka puasa saat ingin menikmati nasi dengan sensasi berbeda.

  1. Soto Marem Kebonagung

Salah satu kuliner yang wajib dicoba saat liburan puasa di Pacitan adalah Soto kebonagung, yang berada di depan Kecamatan Kebonagung.

Berdiri sejak tahun 1980, soto di sini memiliki ciri khas yakni memakai kecap homemade, dengan daging ayam kampung dengan tambahan kecambah dan kacang, dan disiram kuah  kaldu segar. Seporsi soto kebonagung dibandrol dengan harga sekitar Rp 16.000 per porsi.

Selain soto, di sini juga menyediakan aneka sate-satean seperti telur puyuh, jeroan, dan usus. Cocok untuk menu bukber mengenyangkan bersama keluarga.

  1. Jadah Bakar, Kopi Susu Mbah Geger

Saat ngabuburit di Alun-alun Pacitan, jangan lewatkan jadah bakar dan kopi susu Mbah Geger, yang sudah ada sejak tahun 1994.

Jadah terbuat dari ketan tumbuk dan dicampur kelapa gurih, kemudian dibakar diatas arang sampai harum, lalu disajikan dengan taburan gula.

Selain jadah bakar tersedia takjil lain seperti tahu bakar dengan sambal kecap dan tahu bakso bakar dengan sambal kacang. Untuk minumannya anda bisa memilih dari kopi susu sampai wedang tradisional. Harga di sini juga terjangkau, berkisar antara Rp 5.000 sampai Rp. 10.000 saja.

EDITOR: Hanny Suwindari