← Beranda

Makan Malam di Medan Enaknya Apa? Ini 8 Kuliner Non Halal Legendaris

Tazkia Royyan HikmatiarMinggu, 25 Januari 2026 | 19.13 WIB
Kuliner nonhalal legendaris khas Medan.

 

JawaPos.com - Medan dikenal sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia, termasuk untuk pencinta makanan non halal. Saat malam semakin larut dan perut mulai “bernyanyi”, kota ini justru semakin hidup dengan deretan kuliner legendaris berbahan daging babi yang rasanya sudah melegenda dari generasi ke generasi.

Mulai dari bakmi klasik, saksang khas Batak, sampai sate babi yang bikin antre, semuanya bisa jadi pilihan makan tengah malam yang memuaskan.

Meski Indonesia dikenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Medan punya kekayaan kuliner non halal yang tak bisa dipandang sebelah mata. Variasi rasa, teknik memasak, hingga kualitas bahan membuat kuliner khas Medan memiliki ciri yang kuat dan sulit dilupakan.

Berikut delapan kuliner non halal legendaris di Medan yang wajib masuk daftar buruan malam kamu.

1. Bakmi Hokseng

Sudah berjualan sejak 1932, Bakmi Hokseng dikenal konsisten menjaga cita rasanya. Mi-nya kenyal, bumbunya gurih, dan topping-nya melimpah tanpa pelit. Cocok disantap kapan saja, termasuk saat lapar di jam-jam rawan.

Alamat: Jalan Guang Zhou No. 17

2. RM BPK Haleluya

Kalau urusan babi panggang Karo, tempat ini hampir selalu jadi rujukan. Daging panggangnya empuk, juicy, dan berlemak pas.

Saksangnya pun khas dengan bumbu darah yang kental dan melekat di daging, memberi sensasi rasa yang berbeda dari saksang pada umumnya.

Alamat: Jalan Berdikari No. 74

3. Bakmi Shanghai

Sesuai namanya, dapur Bakmi Shanghai ditangani koki yang pernah dilatih langsung dari Shanghai. Mi dibuat segar setiap hari dengan rasa yang bersih dan autentik.

Alamat: Jalan Gajah Mada Raya No. 51, Petisah

4. Mi Bagan

Ciri khas Mi Bagan ada pada cara makannya. Mi ini konon paling nikmat disantap hanya dengan cuka dan cabai cincang, tanpa tambahan saus lain.

Namun, pengunjung juga bisa memilih menuangkan kuah langsung ke dalam mi.

Alamat: Jalan Madong Pandu Hulu I No. 48

5. Bakmi Selat Panjang

Berdiri sejak 1968, bakmi ini jadi favorit sarapan hingga larut pagi. Mi buatan sendiri dipadukan dengan topping lemak babi goreng yang melimpah, sederhana tapi nagih.

Alamat: Jalan Selat Panjang No. 5

6. Babi Panggang Karo Olaisat

Nama Olaisat sudah tak asing bagi penikmat babi panggang Karo di Medan. Selain babi panggang, tersedia juga sup babi, saksang, daun ubi tumbuk, hingga ikan arsik. Harga menu di sini masih ramah di kantong.

7. Soto Babi Aseng

Sekilas tampilannya mirip soto kuning atau soto Betawi, tapi isinya daging babi yang empuk dan gurih. Satu porsinya dibanderol sekitar Rp25 ribuan, belum termasuk nasi. Menariknya, tersedia juga pilihan soto ayam.

Lokasi: Jalan Asia, Medan

8. Nasi Siobak Chasio Asan

Buat pencinta siobak dan charsiu, tempat ini wajib dikunjungi. Seporsi nasi siobak disajikan lengkap dengan charsiu panggang yang manis dan juicy. Bisa ditambah telur kecap atau lap cheong agar makin mantap.

Alamat: Jalan Sun Yat Sen No. 123, Medan
Harga: Mulai sekitar Rp60.000 per porsi

Penutup

Itulah delapan kuliner non halal legendaris di Medan yang bisa jadi pilihan saat lapar menyerang di tengah malam atau menjelang pagi. Setiap tempat punya karakter rasa yang khas, membuat pengalaman kuliner di Medan selalu terasa spesial dan sulit dilupakan.

EDITOR: Estu Suryowati