← Beranda

Mengenal 5 Chef dan Food Reviewer Legendaris Indonesia: Kenalkan Kuliner Tanah Air ke Dunia

Desma Sekar MauliedaSelasa, 9 Desember 2025 | 18.59 WIB
William Wongso. (Dok. Pribadi)

 

JawaPos.com - Kuliner nusantara tidak hanya soal kenikmatan, tetapi juga kisah panjang perjuangan para tokoh Indonesia yang mengenalkannya lebih luas.

Beberapa nama chef dan food reviewer bahkan dianggap legendaris karena kontribusi besarnya. Dari layar televisi, panggung internasional, hingga buku resep.

Tokoh-tokoh tersebut telah memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia dari generasi ke generasi. Berikut adalah lima sosok yang tidak bisa lepas dari sejarah kuliner Indonesia:

1. Sisca Soewitomo

Raden Roro Sisca Soewitomo atau kerap dipanggil Bu Sisca asal Surabaya ini terkenal dengan acara tv memasak sejak tahun 90-an.

Dengan senyum ramah dan gaya bicara sederhana, ia berhasil membuat masakan nusantara terlihat mudah diikuti oleh semua kalangan. Puluhan buku resep masakan yang ia tulis hingga kini masih menjadi rujukan bagi banyak orang.

Resep-resepnya tidak hanya menampilkan masakan tradisional seperti rawon, soto atau rendang. Tetapi juga beradaptasi dengan olahan modern yang disesuaikan dengan selera masyarakat.

Sisca adalah bukti bahwa dunia kuliner bisa menyatu dengan hiburan, sekaligus memberikan edukasi praktis.

Warisan terbesarnya adalah keberhasilan menjadikan dapur rumah tangga Indonesia sebagai pusat pelestarian kuliner.

Backsound acara televisinya pun sudah melekat padanya. Bu Sisca menjadi salah satu legenda kuliner, dan dijuluki “Ratu Boga Indonesia”.

2. Bondan Winarno

Bondan Haryo Winarno merupakan food reviewer asal Surabaya berlatar belakang jurnalis yang terkenal dengan tagline “Maknyus!”.

Jika bicara tentang food reviewer legendaris, pasti namanya tidak tergantikan. Program televisi yang ia bintangi hampir menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Makanan Indonesia diperkenalkan dengan cara hangat, informatif, dan membuat setiap penontonya penasaran.

Walau sudah berpulang, Nama Bondan Winarno tetap melekat di ingatan masyrakat. Karena Bondan tidak hanya sekedar mencicipi makanan, tetapi juga menceritakan semua kisah di balik piring yang tersaji.

Mulai dari sejarah, budaya, hingga nilai sosial yang melekat pada tiap hidangan. Salah satu ciri khasnya adalah menjelaskan bumbu-bumbu dalam hidangan hanya dari suapan di mulut.

Ciri khas lainnya adalah riset terlebih dahulu sebelum membuat konten review makanan. Kontribusinya menjadikan makanan tradisional yang dianggap kuno kembali dihargai.

Warisan yang ditinggalkan Bondan adalah spirit bahwa kuliner Indonesia patut diapresiasi setara sama dengan hidangan dunia.

Dari situ, banyak orang akhirnya bangga mencicipi sampai menghidangkan kuliner lokal setelah mengenalnya dari ulasan Bondan.

3. Chef Bara Pattiradjawane

Bara Raoul Pattiradjawane atau kerap dipanggil Chef Bara asal Indonesia Timur adalah salah satu figur jurumasak yang dikenal luas masyarakat.

Chef Bara sering dipanggil menjadi juri kompetisi memasak terkenal nasional atau untuk memperkenalkan masakannya. Gaya pembawaanya santai, komunikatif, dan selalu menekankan kreasi masakan Indonesia.

Hasil kreasi masakan Indonesianya juga kerap ditambah sentuhan modern tanpa kehilangan jati diri atau ciri khas masakan.

Ia juga aktif mengadakan demo masak dan pelatihan, membuktikan dedikasinya sebagai chef untuk mendekatkan masakan nusantara kepada generasi muda.

Perannya penting sebagai penghubung antara tradisi kuliner lama dengan tren gastronomi baru. Chef Bara membuktikan bahwa warisan kuliner Nusantara bisa tetap relevan di era modern saat ini.

4. William Wongso

William Wirjaatmadja Wongso kerap menjadi wajah tokoh kuliner indonesia di panggung internasional.

Tokoh asal Malang ini sering membawa hidangan seperti rendang, sate, dan aneka jajanan tradisional ke berbagai negara, menjadikannya sebagai diplomat gastronomi Indonesia. William Wongso menjadikan masakan sebagai pemersatu masyarakat. 

Selain itu, ia adalah salah satu penggerak industri kuliner dengan menjadi mentor memasak. Ia aktif membina chef muda dan memperkenalkan teknik memasak modern yang berpadu dengan resep tradisional.

Prestasinya diakui dunia, dan kerap menjadi tamu kehormatan dalam acara kuliner global. Salah satunya terlibat dalam tayangan dokumenter bertema masakan Minang bersama Chef kenamaan asal Inggris, Gordon Ramsay.

Keberadaannya menandakan bahwa kuliner Indonesia memiliki daya saing di kancah internasional. Dengan semangatnya, ia membuktikan bahwa kuliner bisa menjadi bagian diplomasi sebagai pengenalan budaya bangsa.

5. Rudy Choirudin

Pria asal surabaya ini menjadi pelopor resep makanan praktis di program siaran televisi. Resep-resep yang di praktikan biasanya sederhana namun lezat.

Rudy banyak menulis buku resep yang berfokus pada kepraktisan, sehingga pendekatan ini mudah diterapkan oleh masyarakat.

Gaya bicaranya yang lugas dan penuh tips memberi kepercayaan diri pada pemula untuk mencoba memasak masakan Indonesia.

Kontribusinya menjadikan kuliner Indonesia semakin populer di kalangan keluarga modern. Ia membuktikan bahwa memasak tidak harus rumit, dan siapa pun bisa melestarikan cita rasa lokal dari dapur rumah.

Lima tokoh kuliner ini meninggalkan warisan yang besar dalam kuliner Indonesia. Media perantara pelestarian dari buku resep sampai televisi memberi kesempatan masakan Indonesia untuk berkembang.

Jejak mereka membuktikan bahwa kuliner bukan sekedar makanan, melainkan ciri khas bangsa. Berkat mereka, masakan Indonesia tidak hanya hidup di meja makan, tetapi juga di hati masyarakat lokal dan dunia.

 

EDITOR: Bayu Putra