JawaPos.com - Surabaya tidak hanya dikenal sebagai kota pahlawan, tapi juga surga kuliner yang tak pernah kehabisan kejutan bagi para pencinta makanan.
Salah satu menu yang selalu berhasil mencuri perhatian adalah mie ayam.
Meskipun makanan ini bisa ditemukan di berbagai penjuru Nusantara, namun mie ayam khas Surabaya memiliki ciri khas rasa yang berbeda—lebih gurih, lebih berani, dan seringkali disajikan dengan tambahan topping melimpah yang bikin siapa pun tergoda.
Dilansir dari Youtube Tanboy Kun pada Rabu (18/6), ada enam tempat mie ayam di Surabaya yang dianggap paling legendaris dan wajib dikunjungi oleh pelancong.
Jangan datang kesiangan, karena sebagian besar tempat ini selalu ramai dan cepat kehabisan stok. Yuk, simak rekomendasinya!
1. Mie Ayam Tumini Cabang Surabaya – Rasa Jawa Bertemu Arek Suroboyo
Asal mula mie ayam ini dari Yogyakarta, namun cabangnya di Surabaya justru punya sentuhan lokal yang bikin kangen.
Kuahnya kental seperti semur, daging ayamnya melimpah, dan mie-nya besar kenyal.
Food vlogger @makankenyangselalu menyebut, “Kalau datang jam 11 siang saja sudah antre. Tapi terbayar banget!”
Lokasi: Rungkut, Surabaya
Jam buka: 10.00–16.00 WIB (atau sampai habis)
Tips: Datang sebelum jam 12 untuk menghindari antrean panjang.
2. Mie Ayam P. Bejo – Topping Melimpah ala Warung Pinggir Jalan
Jangan remehkan penjual mie ayam gerobakan.
Mie Ayam P. Bejo yang mangkal di kawasan Ketintang ini telah viral berkat topping ayam yang tak pelit dan kuah yang gurih ringan.
Porsinya besar, cocok buat pelancong yang lapar berat setelah keliling kota.
Lokasi: Jl. Ketintang Timur, Surabaya
Jam buka: 09.00–14.00 WIB
Tips: Minta sambal pedas khasnya, dijamin nagih!
3. Mie Ayam Gloria – Legenda Tionghoa-Suroboyoan Sejak Tahun 80-an
Terletak di kawasan Pasar Atom, mie ayam ini memiliki penggemar lintas generasi.
Kuah kaldu ayamnya jernih namun berasa, dengan aroma minyak wijen yang khas.
Banyak food vlogger menyebut Mie Ayam Gloria sebagai “comfort food sejati”.
Lokasi: Pasar Atom Lt. Dasar, Surabaya
Jam buka: 10.00–17.00 WIB
Tips: Padukan dengan pangsit goreng dan acar bawang biar makin komplit.
4. Mie Ayam Gajah Mada Surabaya – Versi Premium yang Layak Dicoba
Meski terinspirasi dari jaringan nasional, versi Surabaya ini berdiri sendiri dan punya penggemar setia.
Porsinya lebih premium, dengan topping jamur, telur puyuh, dan potongan ayam besar.
Cocok buat pelancong yang ingin sensasi lebih “kelas atas”.
Lokasi: Jl. Raya Gubeng No. 20
Jam buka: 10.00–20.00 WIB
Tips: Cocok untuk makan malam ringan setelah jelajah kota.
5. Mie Ayam 99 – Cita Rasa Rumahan yang Menghangatkan
Tersembunyi di balik gang kecil di daerah Darmo, mie ayam ini punya daya tarik tersendiri.
Food vlogger @laparnusantara mengatakan, “Mie Ayam 99 ini rasanya sederhana, tapi sangat nagih. Kuahnya seperti buatan ibu di rumah.”
Lokasi: Jl. Darmo Permai Utara
Jam buka: 08.00–14.00 WIB
Tips: Cocok buat sarapan berat sebelum menjelajahi destinasi wisata Surabaya.
6. Mie Ayam Jakarta Spesial – Rasa Klasik yang Bertahan di Tengah Gempuran Tren
Meski menyebut nama Jakarta, mie ayam ini sudah lama menetap di Surabaya dan memiliki pelanggan fanatik.
Tekstur mie-nya tipis, kuah bening ringan, dan ayam cincang manis menjadi ciri khasnya.
Pelancong yang ingin nostalgia akan rasa mie ayam klasik wajib coba.
Lokasi: Jl. Manyar Kertoarjo, Surabaya
Jam buka: 11.00–17.00 WIB
Tips: Wajib tambahkan kerupuk pangsit dan sedikit cuka agar rasanya lebih segar.
Tips Emas dari Para Food Vlogger Sebelum Berburu Mie Ayam di Surabaya:
Datang lebih awal. Beberapa tempat tutup lebih cepat karena cepat habis.
Cek Google Maps dan review lokal untuk memastikan lokasi dan jam buka.
Bawa uang tunai secukupnya, karena banyak tempat belum menerima pembayaran non-tunai.
Nikmati dengan sabar. Antrean panjang adalah pertanda rasa yang luar biasa.
Penutup
Mie ayam di Surabaya bukan sekadar kuliner biasa—ia adalah bagian dari budaya makan masyarakat yang penuh cita rasa, nostalgia, dan kehangatan.
Bagi pelancong, mencicipi setidaknya satu dari daftar di atas akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.
Jadi, jika Anda berkunjung ke Surabaya, jangan sampai melewatkan petualangan rasa ini!
Siapkan perut kosong, semangat kuliner, dan datang lebih awal—karena mie ayam seenak ini tidak akan menunggu terlalu lama.