alexametrics

Benarkah Menstrual Cup Bisa Renggut Keperawanan? Ini Kata Gynecologist

2 Maret 2019, 17:12:53 WIB

JawaPos.com – Memasukkan sesuatu pada vagina memang hal yang tabu. Bahkan, dianggap bisa merusak selaput dara yang sering dihubungkan dengan keperawanan. Padahal cara memakai menstrual cup adalah memasukkan ke dalam liang vagina. Hal ini untuk menampung cairan menstruasi tersebut.

Menurut dokter Gynecologist, dr. Riyana Kadarsari, Sp.OG, menstrual cup ini secara prinsip aman terutama bagi orang masih perawan.

“Liang vagina adalah otot yang lentur dan elastis dan cup didesain dengan berbagai ukuran sehingga bisa digunakan sejak pertama kali mendapat menstruasi,” kata dr. Riyana Kadarsari, Sp.OG, Gynecologist, ketika dihubungi oleh JawaPos.com, Jumat (1/3).

Benarkah Menstrual Cup Bisa Rusak Keperawanan? Ini Kata Gynecologist
dr. Riyana Kadarsari, Sp.OG, Gynecologist, ketika ditemui di acara #NewPeriodIndonesia : Introduction To a Menstrual Cup, Conclave Wijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (23/2). (Inri Sembiring/JawaPos.com)

Namun, tentu saja di tanah air, hal ini masih menjadi isu yang sensitif. Sebab, memasukkan alat apapun ke dalam liang vagina dianggap sesuatu yang tabu dan dapat merusak keperawanan. Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), perawan artinya seseorang yang belum pernah berhubungan seksual.

Secara fisik pun sulit mengetahui apakah seseorang benar-benar belum berhubungan seksual. Tetapi, keperawanan dikaitkan dengan selaput dara (hymen).

Hymen adalah jaringan mukosa yang tipis mengelilingi seluruh atau sebagian liang vagina luar. Dia tidak memiliki fungsi yang spesifik. Hymen dapat robek pada pertama kali hubungan seksual, mungkin mengeluarkan darah atau rasa tidak nyaman.

Namun, ternyata Hymen dapat juga teregang atau robek karena hal lain seperti penyakit, kecelakaan, pemeriksaan medis, masturbasi, atau aktifitas fisik. Oleh karenanya, hymen belum menjadi indikator yang kuat dari status keperawanan, walau pada sebagian budaya masih dipertimbangkan dan masih adanya tes keperawanan.

Luka kecil pada hymen dapat sembuh sempurna. Rusaknya hymen dapat diperbaiki dengan operasi hymenorrafi. Hymen memiliki sifat yang elastis, maka jika memasukkan menstrual cup secara hati-hati tidak akan melukai selaput dara.

“Keperawanan hanya dikaitkan dengan melakukan hubungan seksual, sehingga jika pun terluka selaput dara akibat cup atau tampon sebetulnya tidak merubah status keperawanan,” tambah Riyana Kadarsari.

Hanya saja, lanjutnya, pemilihan produk kewanitaan seharusnya bukan sekedar berdasarkan keperawanan tetapi karena kebutuhan dan kenyamanan. Setiap perempuan berhak menggunakan produk kewanitaan yang dirasa paling nyaman baginya.

Editor : Novianti Setuningsih

Reporter : Inriyani Sembiring

Benarkah Menstrual Cup Bisa Renggut Keperawanan? Ini Kata Gynecologist