alexametrics

Bos Kimia Farma: Banyak Orang Kena Gagal Ginjal Akibat Lifestyle!

28 Desember 2017, 12:25:28 WIB

JawaPos.com – Gagal ginjal merupakan penyakit yang semakin banyak diidap masyarakat akibat gaya hidup (lifestyle) tak sehat. Ujung penyakit gagal ginjal tentu harus melakukan hemodialisa (cuci darah) rutin setiap pekan.

PT Kimia Farma (Persero) Tbk sebagai BUMN yang bergerak di bidang farmasi terus berupaya memperkuat posisinya dalam mengembangkan jaringan pelayanan kesehatan.

Perseroan resmi membuka Klinik Hemodialisa sekaligus menggelar peluncuran apotek yang ke-1000.

“Bandung juara dengan terciptanya masyarakat yang sehat. Klinik hemodialisis yang pertama ini mendukung masyarakat yang membutuhkan cuci darah. Memang banyak penyakit degeneratif saat ini akibat lifestyle,” ujar Dirut Kimia Farma Honesti Basyir saat peresmian di Jalan Cihampelas Nomor 11, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/12).

Karena itu, kata dia, peluncuran klinik hemodialisa ini sebagai upaya kuratif bagi masyarakat di samping upaya preventif juga terus dilakukan. Salah satunya mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat.

Klinik yang diresmikan oleh Wakil Walikota Bandung Oded Muhammad Danial dan Honesti itu memiliki fasilitas lengkap dan terintegrasi dengan klinik dan laboratorium klinik.

Selain itu, waktu pelayanan yang fleksibel bisa disesuaikan dengan permintaan pasien dan tersedia layanan antar-jemput pasien dari/dan menuju klinik.

Klinik hemodialisa mengusung konsep homey atau pelayanan cuci darah layaknya di rumah sendiri dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan, kepuasan, kualitas dan harapan hidup pasien, terutama untuk para penderita diabetes dan hipertensi yang telah memasuki tahapan CKD (Chronic Kidney Disease).

“Hal ini merupakan bentuk dedikasi Perseroan pada pelayanan kesehatan mulai preventif sampai dengan kuratif,” jelasnya.

Sampai hari ini Perseroan juga memiliki 10 optik, 47 laboratorium klinik, dan 47 cabang Trading dan Distribution. Sebanyak 161 klinik telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan dan selebihnya masih dalam proses untuk menjadi klinik penyedia BPJS Kesehatan.

Lebih dari 470 apotek sudah melayani pasien Program Rujuk Balik (PRB) BPJS Kesehatan. Perseroan juga bersinergi dengan PT Asuransi Jiwa lnHealth indonesia dan asuransi kesehatan lainnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta asuransi kesehatan.

“Kami tidak mengutamakan profit dulu dalam hal peluncuran klinik ini, kami berharap semakin konsisten untuk memberikan pelayanan dan solusi kesehatan sebagai perusahaan healthcare pilihan utama bagi masyarakat,” tegas Honesti. 

Editor : admin

Reporter : (ika/ce1/JPC)



Close Ads
Bos Kimia Farma: Banyak Orang Kena Gagal Ginjal Akibat Lifestyle!