alexametrics

Catat, Ada Promo Vaksin Cegah Kanker Serviks Menyambut Hari Kartini

20 April 2018, 08:40:21 WIB

JawaPos.com – Secara global, setiap 2 menit 1 perempuan meninggal karena kanker serviks. Sedangkan, di Indonesia setiap 1 jam perempuan meninggal karena kanker ini. Untuk itu, pencegahan kanker serviks dapat diakukan dengan vaksinasi HPV.

HPV adalah virus penyebab kanker serviks yang yakni Human Pappiloma Virus. Selain vaksinasi, kanker serviks bisa dicegah dengan ‘skrining’ atau deteksi dini.

“Kanker serviks adalah salah satu kanker yang dapat dicegah dengan vaksinasi yaitu vaksin HPV,” ujar Ahli Vaksin dari In Harmoni Clinic, Dr. Kristoforus Hendra Djaya SpPD dalam konferensi pers bersama Forum Ngobras dengan tema Ayo Vaksinasi HPV, Kamis (19/4).

Catat, Ada Promo Vaksin Cegah Kanker Serviks Menyambut Hari Kartini
Kanker serviks adalah salah satu kanker yang dapat dicegah dengan vaksinasi yaitu vaksin HPV. (Istimewa)

Maka, menyambut Hari Kartini sejumlah klinik dan rumah sakit menggelar berbagai promo. Kristoforus mengungkapkan promo potongan harga diberikan menyambut hari Kartini hingga akhir April.

“Promo Kartini berlaku sampai akhir April, ada yang paket lengkap sudah konsul dokter, sertifikat, suntik HPV, dan kutil kelamin. Tetapi ada juga yang hanya vaksinasi HPV. Soal harga silakan datang,” ungkap Kristoforus.

Beberapa rumah sakit saat ini mengadakan promo untuk vaksin HPV, antara lain RS Siloam, YPK Mandiri, dan In Harmoni Clinic. Masyarakat dapat juga bisa mendatangi Yayasan Kanker Indonesia (YKI) atau YKI Jakarta untuk vaksin atau tes HPV DNA dengan harga terjangkau. Rata-rata harga satu kali suntik HPV adalah Rp 1 juta. Program promo biasanya memberikan harga kurang dari Rp 1 juta.

Kristoforus menjelaskan vaksin HPV sebenarnya bukan vaksin baru. Vaksin HPV ini sudah digunakan sejak lebih dari 10 tahun lalu. Sayangnya di masyarakat kita masih banyak yang menganggap ini vaksin baru.

“Hal ini membuktikan bahwa masih ada skeptisme terhadap vaksin HPV ini, kurang percaya, dan lebih banyak lagi yang kurang peduli,“ jelas Kristoforus.

Vaksin HPV diberikan 2 kali dengan rentang jarak 6 bulan (bulan ke-0 dan ke-6), untuk usia 9-13 tahun atau 3 kali pada orang dewasa yaitu di bulan 0-1, 2, dan 6. Pencegahan paling efektif adalah pencegahan primer dengan vaksin HPV dan dilanjutkan dengan pencegahan sekunder yaitu skrining dan deteksi dini. 

“Bagi yang sudah melakukan hubungan seksual tidak bisa hanya vaksin HPV atau skrining tetapi harus dua-duanya,” jelasnya.

Vaksin HPV paling efektif diberikan pada anak-anak sebelum mereka berhubungan seksual. Menurut Central Diseases Control (CDC), efikasi vaksin HPV mencapai 90-99%. “99 persen jika diberikan pada anak-anak dan bagi yang sudah berhubungan seksual efikasinya 90 persen,” katanya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : (ika/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Catat, Ada Promo Vaksin Cegah Kanker Serviks Menyambut Hari Kartini