alexametrics

Benarkah Ngemil Tengah Malam Bikin Gemuk? Ini Kata Ahli Gizi

18 April 2019, 07:56:37 WIB

JawaPos.com – Belum tidur hingga tengah malam, bisa membuat perut keroncongan. Alhasil Anda akan menjadi ‘tikus dapur’ yang mencari makanan camilan sebelum tidur.

Tentu camilan keripik, sisa makan malam, atau cokelat paling enak dikunyah saat snacking time. Namun hal itu dikhawatirkan akan memicu berat badan bertambah.

Dilansir dari Pop Sugar, Rabu (17/4), Ahli Gizi Kristin Kirkpatrick dari Institut Klinik Cleveland memberikan analisanya. Kristin menegaskan bahwa makan sebelum tidur menyebabkan berat badan bertambah.

“Sebelum tidur benar-benar tidak perlu mengisi bahan bakar dengan camilan. Jika sudah makan malam yang memuaskan, maka tidurlH tanpa kalori ekstra,” tegasnya.

Kristin menambahkan makan ketika tubuh tidak benar-benar membutuhkan atau menginginkan makanan akan memicu batas kepenuhan atau overload. Makan berlebihan pasti dapat menyebabkan berat badan bertambah.

Ngemil tengah malam biasanya karena mengidam, makan secara emosional, atau hanya rutinitas yang buruk. Pilihannya biasanya tidak sehat yakni makanan manis atau karbohidrat olahan.

“Makan lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan atau diinginkan tubuh,” tuturnya.

Batas Terakhir Makan Malam

Adakah batas toleransi yang diperbolehkan untuk Snacking Time atau mengemil sebelum tidur? Kristin menegaskan seseorang wajib menghentikan asupan makanan harian empat jam sebelum tidur. Itu adalah ‘standar emas’.

“Namun batas paling minimal adalah 2 jam sebelum tidur masih baik. Setidaknya itu memberimu sedikit lebih banyak waktu untuk membakar energinya,” katanya.

Namun harus diingat, pilihan makanan yang digoreng atau pedas, dapat mengganggu kualitas tidur. Karena itu, Kristin menyarankan sejumlah jenis makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur. Di antaranya makanan rendah kalori, rendah gula, dan rendah lemak.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads