alexametrics

Tangan Berkeringat dan Dada Berdebar Gejala Sakit Jantung, Mitos Atau Fakta?

17 April 2019, 07:11:05 WIB

JawaPos.com – Telapak tangan yang berkeringat berlebihan sering dikaitkan dengan suatu penyakit. Seringkali orang menganggap jika tangan berkeringat, artinya suatu gejala atau tanda penyakit jantung. Apakah benar?

Penyakit jantung dipicu oleh faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, faktor genetik, dan merokok. Namun banyak orang salah sangka menduga-duga kalau dirinya atau orang lain terkena penyakit jantung jika tangannya berkeringan berlebihan.

Ahli Spesialis Penyakit Jantung Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP(K), menjelaskan berbagai mitos yang salah terkait penyakit jantung. Salah satunya adalah tangan berkeringat sering disalahartikan ada kaitannya dngan penyakit jantung.

Padahal tak secara langsung itu sebagai tanda penyakit jantung. Hal itu hanya tanda hiperhidrosis. Paling sering disebabkan over simulasi sistem saraf simpatik.

“Keringat di tangan apakah itu berhubungan dengan penyakit jantung. Umumnya tidak. Itu karena kelenjar keringat berlebihan. Faktor genetik juga,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini di sela-sela konferensi pers bersama RS Columbia Asia.

Anggapan atau mitos salah lainnya yang mengindikasi penyakit jantung adalah saat seseorang merasa berdebar. Tentu menurut Prof Yoga jika kondisi itu terjadi lebih sering dan tak ada pemicu sebelumnya, hanya pemeriksaan dokter yang bisa memastikan.

“Berdebar adalah salah satu gejala penyakit jantung, tapi harus kita detailing. Kalau melihat gadis cantik berdebar tandanya normal. Kalau enggak berdebar malah enggak normal. Namun pasti ada gejala lainnya. Segera periksa ke dokter,” tegasnya.

Maag juga bisa menyebabkan jantung berdebar atau berdetak kencang. Ketika asam lambung naik maka membuat lambung mengembang.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads