alexametrics

Lakukan Pemeriksaan, Ketahui Gejala Ginjal Kronik yang Tak Disadari

17 Maret 2019, 14:56:27 WIB

JawaPos.com – Seringkali pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) telat mendatangi dokter karena tak tahu kalau ginjalnya telah rusak. Gejala awal penyakit ginjal kronik memang bisa terjadi tanpa disadari. Gejala ini hanya bisa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan.

Salah satu gejala ditandai dengan albumin atau protein terdapat di urin melebihi ambang batas. Artinya ada kebocoran protein di urin. Kemudian dilihat juga kreatinin darah pada pasien.

“Seseorang tidak akan mengeluhkan penyakit ginjal hingga stadium lanjut. Fungsi ginjal bisa menurun hingga 90 persen sebelum gejala muncul,” ucap Ketua Umum PB Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PB PERNEFRI) dr. Aida Lydia, PhD., Sp.PD-KGH.

Biasanya pasien ginjal kronik akan dipantau lebih dari 3 bulan. “Akan dilihat dari pemeriksaan laboratorium. Biasanya dokter mendengarkan keluhan pasien, pemeriksaan fisik dan laboratorium,” jelasnya.

Selain itu, komplikasi PGK paling tinggi dipicu oleh penyakit diabetes dan hipertensi. Bahkan ada penderita PGK yang terlambat ditangani karena tak sadar akan gula darah dan tekanan darahnya yang merusak ginjal.

Ia mengingatkan agar masyarakat rajin mengecek gula darah dan tekanan darah. “Karena dua hal ini (gula darah dan tekanan darah) jadi pemicu tertinggi,” jelasnya dalam konferensi pers Hari Ginjal Sedunia baru-baru ini.

PGK dapat berkembang menjadi gagal ginjal tahap akhir jika tidak tertangani dengan baik. Bahkan bisa menyebabkan berbagai komplikasi hingga kematian. Jika seseorang memasuki tahap komplikasi, maka dibutuhkan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis, peritoneal dialisis atau transplantasi ginjal.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Close Ads
Lakukan Pemeriksaan, Ketahui Gejala Ginjal Kronik yang Tak Disadari