JawaPos Radar

Bisa Sebabkan Kematian, Lakukan Pencegahan Influenza

13/08/2018, 09:00 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
penyakit Selesma, Influenza, pencegahan influenza,
Ilustrasi seseorang terkena virus Influenza. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Influenza sering dikaitkan dengan penyakit ringan sehingga terkadang disepelekan. Padahal, organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), memperkirakan bahwa influenza mengakibatkan sekitar 500 ribu kematian setiap tahunnya.

Influenza adalah penyakit saluran nafas akut yang menular dan disebabkan oleh virus influenza. Apabila seseorang terinfeksi virus influenza, maka virus tersebut dapat menular dengan mudah melalui udara ataupun percikan ludah.

Ahli Imunologi dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (FKUI-RSCM), Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, FINASIM, menjelaskan virus influenza dapat dibagi menjadi dua tipe, yaitu A dan B. Pada masing-masing virus terbagi kembali menjadi dua macam.

Gejala influenza secara umum menyerupai selesma atau common cold. Yaitu berupa demam, sakit kepala, lemah, bersin-bersin, batuk dan pilek.

Namun ternyata serupa tapi tak sama, yaitu pada lama gejala yang dirasakan penderita. Pasien influenza dapat terbaring sekitar 5-10 hari dan lemah hingga satu 1 bulan, sedangkan selesma tidak selalu lemah dan pasien masih dapat bekerja.

Karena kemiripan antara influenza dan selesma tersebut, maka pengobatan influenza seringkali diabaikan. Padahal jika influenza dibiarkan maka dapat terjadi komplikasi, salah satunya berupa pneumonia yang dapat menyebabkan kematian.

"Semoga dengan mengenali gejala influenza dan menerapkan langkah-langkah tersebut, kita dapat tetap sehat dan bugar terhindar dari penyakit influenza," kata Dr. Iris dalam keterangan tertulis, Minggu (12/8).

Pencegahan influenza sangatlah penting agar terhindar dari penyakit tersebut. Dokter. Iris memberikan langkah-langkah dalam mencegah influenza, yaitu

Pencegahan primer
Dilakukan dengan vaksinasi influenza. Efektivitas vaksinasi influenza diklaim dapat memberikan perlindungan hingga 90 persen pada individu yang sehat berusia kurang dari 65 tahun.
WHO merekomendasikan vaksin setahun sekali sesuai dengan tipe virus influenza yang sedang beredar.
Vaksin dapat diberikan kapan pun asalkan seseorang dalam keadaan sehat. Hanya saja kendala pada vaksin influenza adalah biaya yang belum ditanggung pemerintah dan hanya tersedia di rumah sakit besar saja.

Pencegahan sekunder
Dilakukan dengan menggunakan masker, mencuci tangan yang bersih dengan sabun dan mengonsumsi vitamin, terutama vitamin C, dan dilakukan sehari-hari.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up