alexametrics

Catat 5 Anjuran Dokter Hindari Kelelahan Usai Mudik Berjam-jam

4 Juni 2019, 10:58:21 WIB

JawaPos.com – Para pemudik sudah pasti mengalami kelelahan. Kemacetan panjang membuat pemudik lelah saat tiba di kampung halaman. Apalagi selama perjalanan mereka istirahat ala kadarnya dan makan dan minum apa adanya.

Kondisi ini akan membuat daya tahan para pemudik akan menurun. Para pemudik juga akan terpapar dengan berbagai infeksi.

“Pemudik bisa terpapar infeksi, baik infeksi saluran pernafasan, infeksi pencernaan atau terkena infeksi demam berdarah. Stres yang terjadi akibat kemacetan juga memperburuk keadaan,” tegas Ahli Endoskopi Gastrointenstinal yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Untuk diperlukan langkah antisipasi bagi pemudik agar tak mudah lelah usai perjalanan mudik. Setidaknya ada lima langkah sederhana yang bisa dilakukan pemudik agar tetap sehat guna menghindari kelelahan saat perjalanan mudik.

Cukup Istirahat

Anjuran buat para pemudik jika sampai di tujuan segera istirahat cukup. Hal itu untuk memulihkan kebugaran setelah berjam-jam berada di tengah kemacetan. Apalagi jika harus naik angkutan umum, kendaraan pribadi, atau dengan kapal laut.

Konsumsi Buah

Selama mudik akan baik jika membawa buah-buahan. Banyak mengosumsi buah-buahan apalagi yang banyak mengandung air akan membuat tubuh tetap terhidrasi.

Banyak Minum

Pemudik juga harus cukup minum sampai 10 gelas perhari dan kalau perlu mengosumsi suplemen atau vitamin. Sehingga tubuh juga akan tetap terhidrasi.

Cegah Penularan Penyakit

Usahakan menghindari tempat rekreasi di mana akan berinteraksi dengan banyak orang yang berpotensi tertular penyakit. Terutama penyakit infeksi saluran nafas atas, dan flu.

Pilih Waktu Terbaik Arus Balik

Untuk mengantisipasi kemacetan saat arus balik para pemudik sebaiknya me-reschedule ulang akan mempercepat pulang atau menunda pulang.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads