3 Khasiat Air Rebusan Daun Pandan Campur Jahe dan Serai

3 April 2019, 12:00:44 WIB

JawaPos.com – Daun pandan sangat khas dengan warnanya hijau dan aromanya wangi seperti vanila, sehingga biasa dibuat sebagai campuran kue. Untuk itu, daun pandan menjadi bahan favorit yang dimasukkan dalam hidangan. Selain campuran kue karena menambah rasa harum pada masakan, daun pandan juga sering menjadi campuran minuman seperti sirup.

Daun pandan mudah ditemukan. Beberapa varian pandan ditemukan di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di balik kegunaannya itu, ternyata daun pandan memiliki kandungan yang beragam, seperti ester isoprena, tanin, glikosida, alkaloid, dan minyak esensial beraroma. Daun pandan juga bisa digunakan sebagai pembungkus makanan.

Jika ingin mengonsumsi aromanya langsung, caranya mudah. Cukup dengan meminum rebusannya. Bersihkan daun pandan dan buat simpul 8-10 helai daun pandan. Rebus dalam panci selama 10 menit. Lalu didihkan selama 5 menit dalam air. Tambahkan jahe dan atau serai untuk menambah rasa dalam rebusan air daun pandan.

Menambahkan daun pandan ke dalam minuman sehari-hari membantu hati berfungsi detoksifikasi. (The Health Benefits of Foods, Fruits, Vegetables Etc)

Air rebusan daun pandan dengan jahe dan serai memiliki manfaat untuk tubuh. Dilansir dari AIA, Selasa (2/4), setidaknya ada tiga khasiat dari minum air daun pandan.

Anti Nyeri

Pandan memiliki sifat pencahar, dan daunnya dapat bertindak sebagai pereda nyeri. Misalnya nyeri sendiri atau infeksi.

Detoksifikasi

Menambahkan daun pandan ke dalam minuman sehari-hari membantu hati untuk melakukan detoksifikasi. Pandan membantu mengeluarkan racun dan zat tidak sehat dari hati dan tubuh. Karena pandan adalah pencahar ringan yang memudahkan proses ekskresi limbah.

Atur Gula Darah

Menurut sebuah penelitian di Thailand yang diterbitkan di Majalah Pharmacognosy pada 2015, meminum minuman ekstrak pandan membantu orang menurunkan kadar gula dalam darah. Telah terbukti bahwa glukosa plasma dari orang yang diteliti telah menurun secara signifikan selama periode penelitian.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Copy Editor : Fersita Felicia Facette



Close Ads