JawaPos Radar

Manis di Mulut, Ternyata Gula Bisa Sebabkan 8 Penyakit Berbahaya

02/04/2018, 13:10 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Manis di Mulut, Ternyata Gula Bisa Sebabkan 8 Penyakit Berbahaya
Kelebihan gula bisa mendatangkan penyakit. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Gula sudah menjadi bagian makanan masyarakat modern. Saat kongkow bersama teman, tentu kopi atau minuman manis menjadi pilihan. Teman untuk menyeruput minuman manis biasanya juga kudapan tinggi gula, seperti donat atau kue lainnya.

Sesekali mungkin tak masalah, tetapi coba hitung berapa kalori secangkir kopi, teh, donat saat dimakan bersamaan? Itupun jika hanya satu. Bagaimana jika 2-3 donat sehari? Lalu ditambah lagi kue basah lainnya—tepung, karbohidrat 3 porsi makan sehari. Kelebihan gula jelas bisa mendatangkan penyakit.

Sebab, tak hanya masalah diabetes dan kerusakan gigi, gula juga memicu daftar penyakit lainnya yang jika konsumsinya tak terkontrol bisa membahayakan kesehatan. Seperti dilansir dari Boldsky, Senin (2/4).

Manis di Mulut, Ternyata Gula Bisa Sebabkan 8 Penyakit Berbahaya
Tak hanya masalah diabetes dan kerusakan gigi, gula juga memicu daftar penyakit lainnya yang jika konsumsinya tak terkontrol bisa berbahaya. (Istimewa)

Masalah Jantung

Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Universitas Harvard menyatakan bahwa orang dewasa yang diet hariannya mengonsumsi makanan manis 25 persen dari batas kalori harian, berpotensi terkena masalah jantung yang fatal, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengonsumsi makanan manis setiap hari.

Demensia

Penelitian lain yang dilakukan oleh University of Bath pada tahun 2017 menyatakan ada hubungan langsung antara mengonsumsi makanan manis berlebih setiap hari dan potensi demensia selama usia tua. Gula mengandung enzim yang dapat menyebabkan pembentukan protein abnormal di otak selama bertahun-tahun.

Obesitas

Anak sangat menyukai makanan manis. Namun, jika orang tua tidak berusaha untuk menghentikan anak-anak mereka dari gula berlebih setiap hari, maka itu bisa menyebabkan obesitas. Obesitas masa kanak-kanak memicu diabetes remaja, masalah jantung, kolesterol tinggi, depresi, dan lainnya.

Penyakit Pencernaan

Mengonsumsi makanan manis secara teratur juga dapat memperburuk kesehatan usus. Enzim yang ditemukan dalam gula dapat membunuh bakteri baik yang ada di lapisan usus besar, menyebabkan penyakit seperti keasaman, sembelit, kembung, gangguan pencernaan, dan rasa lapar. Bahkan penyakit berbahaya seperti kanker usus besar.

Kerusakan Hati

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan manis berlebih seperti alkohol, bisa berbahaya untuk hati. Molekul gula juga perlu diproses di hati selama proses pencernaan. Molekul gula ini sulit dipecah oleh hati dan membuat hati bekerja lebih keras, sehingga menyebabkan kerusakan hati.

Penuaan Dini

Tanda-tanda penuaan seperti keriput, rambut beruban, metabolisme yang melambat, melemahnya sistem kekebalan tubuh, dan kelelahan terjadi secara alami jika seseorang mulai menua. Namun, jika seseorang memiliki gaya hidup yang tidak sehat, termasuk makanan tinggi gula dapat menyebabkan sel-sel usia lebih cepat tua dan menyebabkan penuaan dini.

Kanker

Penelitian lain yang dilakukan di University of Texas, di Dallas, menemukan hubungan langsung antara tinggi gula dan jenis kanker tertentu. Studi ini mengatakan bahwa molekul gula dapat memberi makan sel kanker yang berkembang di dalam tubuh, membuat mereka berkembang biak pada tingkat yang lebih cepat.

Depresi

Penelitian lain yang dilakukan di Pusat Medis Universitas Kolombia, telah menyatakan bahwa mengonsumsi banyak makanan manis setiap hari dapat meningkatkan risiko penyakit mental seperti depresi. Jumlah gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan fluktuasi bahan kimia otak seperti serotonin dan dopamine yang bisa menyebabkan depresi dan juga kecemasan.

(ika/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up