← Beranda

Wajib Tahu! Ini Dia 6 Tips Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil dan Sehat

Diajeng Gentalia RifaniKamis, 11 Desember 2025 | 00.20 WIB
6 Tips Menjaga Tekanan Darah Agar Stabil./freepik.com

JawaPos.com – Menjaga tekanan darah tetap stabil merupakan langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit serius, seperti hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.

Kondisi tekanan darah tinggi bisa dialami siapa saja, terutama mereka yang menjalani gaya hidup kurang sehat.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mulai memperhatikan kebiasaan sehari-hari yang dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh.

Dilansir dari laman halodoc dan alodokter pada Rabu (10/12), berikut ini merupakan enam tips menjaga tekanan darah agar tetap stabil yang dapat kamu coba di rumah.

Baca Juga: Jika Hidup Mulai Terasa Berulang dan Membosankan, Mungkin 7 Kebiasaan Ini yang Membuat Anda Terus Mengulanginya Menurut Psikologi

  1.  Olahraga Teratur

Tips pertama untuk dapat menjaga tekanan darah agar tetap stabil yaitu dengan olahraga yang teratur.

Pastikan kamu rutin berolahraga  setiap hari, olahraga yang kamu lakukan tidak harus berat. Kamu bisa berjalan santai sekitar 30 menit setiap harinya.

Penting untuk tetap konsisten karena jika kamu berhenti berolahraga, tekanan darah bisa naik kembali.

Selain berjalan kaki, olahraga lain yang bisa kamu coba, yaitu  bersepeda, berenang, jogging, atau menari.

Baca Juga: Orang-orang yang Benar-benar Bahagia Sendirian Biasanya Memiliki 9 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Selanjutnya yaitu kamu dapat mengonsumsi makanan yang sehat. Kamu dapat memilih makanan yang kaya akan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol.

Kamu dapat perbanyak konsumsi makanan yang tinggi kalium, makanan yang mengandung kalium dapat mengurangi efek natrium pada tekanan darah. Sumber kalium terbaik umumnya ada dalam buah dan sayuran.

  1. Batasi Minum Alkohol

Kamu dapat membatasi konsumsi alkohol dalam jumlah sedang saja, yaitu sebanyak satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas sehari untuk pria.

Baca Juga: Polda Jatim Bentuk Satgas Premanisme, Sasar Debt Collector Ilegal hingga Gangster Jalanan

Minum alkohol lebih dari jumlah sedang dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Selain itu, minum alkohol juga dapat mengurangi keefektifan obat tekanan darah.

  1. Rendam Kaki dengan Air Hangat

Merendam kaki dengan air hangat juga dapat membantu menurunkan tensi yang tinggi. Diketahui bahwa suhu air hangat yang menyelimuti kaki dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan dapat melancarkan alirannya.

Cara ini sangat efektif untuk dapat menurunkan tensi darah sekaligus menjaga kestabilannya.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Virgo Besok Kamis, 11 Desember 2025: Mulai dari Cinta, Karier, Keuangan, Kesehatan, hingga Keberuntungan

Selain itu, merendam kaki dengan air hangat bisa membuat tubuh menjadi lebih nyaman, rileks, sehingga stress pun mereda. Dengan begitu tekanan darah bisa lebih terkontrol.

Kamu bisa menaburkan garam secukupnya ke dalam air hangat untuk menambah efek relaksasi.

Setelah itu,  rendam kaki selama 15-20 menit setiap hari sampai tekanan darah kembali normal.

  1. Kurang Asupan Kafein

Tips selanjutnya untuk dapat menjaga tekanan darah yaitu dengan mengurangi asupan kafein.

Asupan kafein dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah, terutama jika kamu tidak terbiasa mengonsumsinya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel dengan Pemandangan Kota Terbaik di Singapura

Lonjakan ini bersifat sementara, tetapi kamu tetap dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kafein sebagai salah satu cara untuk dapat menurunkan tensi tinggi menjadi normal.

Jika kamu rutin mengonsumsi kafein, maka tubuh cenderung membangun tolerasi sehingga lonjakan tekanan darah tidak terjadi. Namun, respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda-beda, sehingga kamu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat memastikannya.

  1. Lakukan Teknik Pernapasan

Teknik pernapasan menjadi salah satu langkah yang paling sederhana yang bisa dipraktekkan dimana saja dan kapan pun.

Ada beberapa teknik pernapasan yang bisa kamu coba sebagai cara untuk menurunkan tensi tinggi menjadi normal, salah satunya yaitu box breathing.

Cara melakukannya, kamu cukup duduk atau berdiri dengan nyaman dan lemaskan otot di dada, leher, dan bahu.

Setelah itu, tarik napas selama 4 detik, tahan selama 4 detik, lalu hembuskan selama 4 detik. Ulangi langkah ini selama beberapa menit hingga kamu merasa lebih rileks.

Jika kamu merasa rileks, detak jantung pun menurun dan pembuluh darah melebar. Hasilnya, tekanan darah pun ikut turun secara perlahan.

Nah itu dia informasi mengenai enam tips menjaga tekanan darah agar tetap stabil yang dapat kamu coba di rumah.

EDITOR: Hanny Suwindari