JawaPos.com - Usus adalah salah satu organ penting dalam sistem pencernaan yang memiliki peran krusial bagi kesehatan tubuh.
Organ ini bertugas untuk mencerna semua makanan dan minuman yang kita konsumsi, kemudian memanfaatkannya untuk proses metabolisme serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, menurut Eka Hospital.
Meskipun bekerja secara otomatis, kesehatan sistem pencernaan bisa terganggu jika tidak dijaga. Salah satu cara menjaganya adalah dengan memperhatikan jenis dan asupan makanan.
Berikut 7 makanan yang baik untuk kesehatan usus dan bisa dijadikan bagian dari menu harianmu, dikutip dari RS Pondok Indah:
1. Alpukat
Buah alpukat kaya akan serat sekaligus lemak sehat yang berfungsi melumasi saluran pencernaan dan mempermudah keluarnya tinja.
Selain itu, kandungan magnesiumnya berperan menarik air ke dalam usus sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar.
2. Yoghurt
Yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat menyeimbangkan mikroflora usus.
Probiotik ini bisa merangsang pergerakan usus, menurunkan risiko sembelit, serta menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
3. Oatmeal
Oatmeal mengandung serat larut beta-glukan yang dapat membentuk gel di dalam usus serta membantu pergerakan tinja lebih lancar.
Serat pada oatmeal juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, yang sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
4. Pisang Matang
Pisang matang mengandung serat larut yang dapat menyerap air dalam usus sehingga tekstur tinja lebih lembut.
Ditambah lagi, prebiotik di dalamnya mendukung pertumbuhan bakteri baik yang berperan menjaga kesehatan sistem pencernaan.
5. Sayuran Hijau (Bayam dan Brokoli)
Bayam dan brokoli adalah contoh sayuran hijau yang kaya serat serta magnesium, yang dapat membantu melonggarkan otot-otot usus dan mempercepat pergerakan tinja.
Selain itu, kandungan airnya cukup tinggi sehingga membantu mencegah dehidrasi yang bisa memicu sembelit.
6. Kacang-kacangan
Jenis kacang seperti kacang merah, kacang hitam, hingga lentil, merupakan sumber serat yang sangat tinggi.
Kandungan seratnya tidak hanya membantu melunakkan tinja, tetapi meningkatkan produksi gas alami yang merangsang gerakan usus.
7. Pepaya
Pepaya dikenal sebagai salah satu buah terbaik untuk mengatasi sembelit. Buah ini mengandung enzim papain yang mampu memecah protein dan membantu melancarkan pencernaan.
Buah ini juga kaya akan serat dan air, sehingga dapat melunakkan tinja dan mempercepat pergerakan usus.
Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sembelit
Saat mengalami sembelit, sebaiknya jauhi makanan rendah serat seperti fast food, makanan olahan, dan roti putih karena makanan tersebut bisa memperparah kondisi.
Konsumsi berlebihan produk susu, seperti keju atau susu full cream juga bisa memperlambat pencernaan. Selain itu, sebaiknya batasi konsumsi daging merah, makanan berminyak atau gorengan, serta minuman berkafein atau beralkohol.
Menurut laman Puskesmas Kediri, pola makan dengan kandungan serat yang minim bukan hanya memicu atau memperparah sembelit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko munculnya masalah kesehatan lain seperti wasir maupun radang usus buntu.