← Beranda

Perhiasan Emas Bisa Picu Alergi? Simak Dulu Gejala dan Pencegahannya

Dimas RyandiSabtu, 31 Agustus 2024 | 03.11 WIB
Ilustrasi perhiasan yang biasa dikenakan perempuan (Istimewa)



JawaPos.co  - Selain debu, serbuk sari, dan makanan, ternyata kontak dengan emas juga bisa memicu reaksi alergi pada sebagian orang. Walaupun tidak semua orang mengalami hal ini, sebuah studi pada tahun 2001 menunjukkan bahwa sekitar 9,5 persen dari 4.101 orang yang diuji menunjukkan hasil positif terhadap alergi emas. Menariknya, lebih banyak wanita dibandingkan pria yang mengalami reaksi ini.

Namun, sebagaimana  dilansir dari laman healthline, Jumat (30/8), reaksi alergi tidak selalu disebabkan oleh emas itu sendiri, tetapi sering kali disebabkan oleh logam lain yang bercampur dengan emas, seperti nikel. Beberapa jenis emas mengandung jejak nikel, sehingga jika Anda memiliki alergi terhadap logam atau nikel, kontak dengan emas tertentu bisa memicu reaksi kulit.

Gejala alergi emas mirip dengan alergi lainnya, meliputi pembengkakan, ruam, kemerahan, gatal, kulit mengelupas, bintik gelap, dan lepuhan. Gejala ini bisa muncul dari ringan hingga parah, baik setelah kontak langsung dengan emas atau setelah paparan jangka panjang.

Jika Anda memakai cincin emas, misalnya, jari Anda mungkin mengalami kemerahan atau rasa gatal. Begitu juga dengan penggunaan anting atau kalung emas yang dapat menyebabkan reaksi pada telinga atau sekitar leher.

Perawatan dan Pencegahan

Untuk mengatasi gejala alergi, Anda bisa menggunakan krim kortikosteroid topikal yang bisa dibeli di apotek. Agar tidak semakin gatal, pastikan kulit tetap lembap dan gunakan kompres dingin. Jika reaksi parah, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih kuat.

Untuk mencegah reaksi alergi, Anda bisa memilih perhiasan yang tidak mengandung nikel atau menggunakan emas murni, seperti emas 24 karat. Emas 18 karat juga bisa jadi pilihan, sedangkan emas dengan kadar karat yang lebih rendah sering mengandung nikel lebih banyak.

Jangan Lupakan Barang Sehari-hari

Selain perhiasan, beberapa barang sehari-hari juga bisa mengandung nikel atau emas, seperti bingkai kacamata, alat, kunci, dan bahkan kosmetik. Jika pekerjaan Anda melibatkan kontak dengan logam ini, gunakan sarung tangan untuk mengurangi risiko reaksi alergi.

Diagnosis Alergi Emas

Jika Anda mencurigai adanya alergi emas atau nikel, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan merujuk Anda ke ahli alergi atau dermatolog untuk tes lebih lanjut, seperti tes patch, untuk memastikan alergi terhadap logam.

Meskipun tidak ada obat untuk alergi emas atau nikel, Anda bisa mengelola gejalanya dengan menghindari perhiasan yang mengandung logam tersebut dan memperhatikan barang-barang lain yang mungkin mengandung nikel.
EDITOR: Estu Suryowati