JawaPos.com - Berdarah saat buang air kecil atau kencing disebut hematuria. Jumlahnya mungkin sangat sedikit dan hanya terdeteksi melalui tes urin atau di bawah mikroskop.
Dalam kasus lain, darah bisa jadi terlihat saat kencing. Anda mungkin melihat bercak darah dalam air setelah buang air kecil.
Kejadian tak biasa ini tentu membuat Anda bertanya-tanya penyebab air kencing tak lagi berwarna normal dan malah berdarah. Dikutip dari pennmedicine, Rabu (28/8), ada banyak kemungkinan penyebab munculnya darah ketika kencing. Umumnya, hal ini menunjukkan masalah pada ginjal atau bagian lain dari saluran kencing.
Penyebab lainnya bisa jadi adalah sebagai berikut.
- Kanker kandung kemih atau ginjal
- Infeksi pada kandung kemih, ginjal, prostat, atau uretra
- Peradangan pada kandung kemih, uretra, prostat, atau ginjal (glomerulonefritis)
- Cedera pada kandung kemih atau ginjal
- Batu ginjal atau kandung kemih
- Penyakit ginjal setelah radang tenggorokan (glomerulonefritis pasca-streptokokus),
Jika tidak ada masalah struktural atau anatomi pada ginjal, saluran kemih, prostat, atau alat kelamin Anda, penyedia layanan kesehatan mungkin akan memeriksa apakah Anda memiliki kelainan pendarahan. Penyebabnya mungkin meliputi gangguan pendarahan (seperti hemofilia), Gumpalan darah di ginjal, obat pengencer darah (seperti aspirin atau warfarin), penyakit sel sabit, hingga Trombositopenia (jumlah trombosit rendah).
Darah yang terlihat seperti ada dalam urin juga sebenarnya mungkin berasal dari sumber lain, seperti Vagina (pada wanita), Ejakulasi, sering kali disebabkan oleh masalah prostat (pada pria), dan buang air besar. Urine juga dapat berubah warna merah karena obat-obatan tertentu, bit, atau makanan lainnya.