← Beranda

Apakah Anda Pria yang Mengalami Kencing Berdarah? Ketahui Berbagai Penyebabnya di Sini

Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 27 Agustus 2024 | 23.55 WIB
Ilustrasi seseorang menahan buang air kecil (Freepik)

JawaPos.com - Darah dalam urine atau yang biasa disebut hematuria pada pria terjadi karena berbagai alasan. 

Hal itu seperti infeksi saluran kemih, masalah prostat, dan olahraga dengan intensitas tinggi. Untuk mengobatinya bergantung pada penyebab yang mendasarinya dan dapat berupa antibiotik, obat-obatan, atau operasi.
 
Dalam artikel ini, dikutip dari Medical News Today, ada beberapa kemungkinan penyebab kencing berdarah pada pria.:
 
Baca Juga: Mazda CX-60 Bakal Hadir di GIIAS 2024 Surabaya, Kenali Spesifikasinya!
 
1. Infeksi saluran kemih
 
Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan penyebab umum darah dalam urine. Meski lebih sering terjadi pada wanita, pria juga dapat mengalaminya.
 
ISK dapat terjadi ketika bakteri memasuki uretra, yakni saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Selain darah dalam urin, gejala ISK meliputi buang air kecil yang mendesak dan sering, nyeri atau rasa terbakar di uretra, urin keruh dan berbau kuat.
 
2. Batu ginjal dan kandung kemih
 
Jika darah mengandung terlalu sedikit cairan dan terlalu banyak limbah, produk limbah dapat terikat dengan bahan kimia dalam urin, membentuk batu keras di ginjal atau kandung kemih. H
 
Seringkali, batu-batu tersebut cukup kecil untuk dikeluarkan melalui urin. Batu-batu yang lebih besar mungkin tetap berada di ginjal atau kandung kemih atau tersangkut di tempat lain di saluran kemih.
 
Batu yang lebih besar umumnya menimbulkan gejala yang lebih nyata, salah satunya adalah darah dalam urine. 
 
Baca Juga: Kerap Gonta-ganti Pasangan, Kalina Ocktaranny Akui Malu ke Azka Corbuzier
 
3. Hematuria akibat olahraga
 
Hematuria akibat latihan berat juga dikenal sebagai hematuria pasca-latihan. Hal ini membuat orang berdarah saat kencing. 
 
Orang-orang yang tidak terhidrasi dengan baik saat berolahraga juga mungkin memiliki risiko yang meningkat untuk berdarah saat kencing 
 
4. Pembesaran prostat
 
Prostat adalah kelenjar yang merupakan bagian dari sistem reproduksi pria dan membantu memproduksi air mani. Kelenjar ini terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum.
 
Pembesaran prostat dapat menekan uretra, sehingga menyulitkan buang air kecil. Hal itu membuat kandung kemih bekerja lebih keras untuk mengeluarkan urine yang dapat menyebabkan kerusakan dan pendarahan.
 
Baca Juga: Ramalan Peluang atau Hambatan Yang Akan Dihadapi Shio Kerbau, Harimau, Kelinci, dan Kambing Minggu Ini 26 Agustus-1 September 2024
 
5. Kateterisasi baru-baru ini
 
Beberapa orang mungkin mengalami kesulitan buang air kecil karena cedera, operasi, atau penyakit. Kateter urin (UC) adalah tabung fleksibel yang membantu mengalirkan urin dari kandung kemih.
 
Pada pria, UC dapat bersifat indwelling atau eksternal. Kateter indwelling dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui uretra. Kateter tersebut dapat tetap berada di dalam kandung kemih selama beberapa hari atau minggu.
 
Kateter eksternal adalah alat yang dipasang di atas penis dan menampung urine ke dalam kantong drainase.
 
Kedua jenis kateter dapat menyebabkan bakteri masuk ke uretra dan berkembang biak, yang mungkin menyebabkan infeksi saluran kemih terkait kateter (CAUTI). Hal ini dapat mengakibatkan darah dalam urin.
EDITOR: Banu Adikara