JawaPos.com - Pepaya biasanya memiliki kulit yang berwarna hijau saat belum matang dan berubah menjadi kuning atau oranye saat matang.
Daging buahnya berwarna oranye hingga merah, lembut, dan juicy dengan rasa manis yang khas.
Di dalamnya terdapat biji hitam yang dapat dimakan atau dibuang tergantung pada preferensi.
Ada beberapa varietas pepaya, termasuk pepaya lokal (misalnya, pepaya Thailand atau pepaya California) dan pepaya hibrida yang dikembangkan untuk kualitas tertentu seperti ketahanan terhadap penyakit atau rasa.
Buah pepaya umumnya aman untuk kebanyakan orang jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Namun, ada beberapa golongan orang yang mungkin perlu berhati-hati atau menghindari konsumsi pepaya.
Berdasarkan informasi yang sering dirujuk oleh sumber kesehatan seperti Mayo Clinic, berikut beberapa golongan orang yang mungkin berisiko jika mengonsumsi pepaya, serta alasannya:
1. Orang dengan Alergi Lateks
Orang yang alergi terhadap lateks mungkin juga alergi terhadap pepaya, karena pepaya mengandung enzim papain yang mirip dengan protein dalam lateks.
Reaksi alergi bisa termasuk gatal-gatal, pembengkakan, dan bahkan reaksi yang lebih serius seperti anafilaksis.
2. Ibu Hamil
Pepaya yang belum matang sepenuhnya mengandung konsentrasi tinggi dari zat yang disebut papain dan lateks.
Konsumsi pepaya mentah atau setengah matang oleh ibu hamil bisa memicu kontraksi rahim, yang berpotensi menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur.
3. Orang dengan Masalah Pencernaan
Pepaya yang mengandung enzim papain dapat mempengaruhi pencernaan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Orang dengan masalah pencernaan tertentu, seperti tukak lambung atau gangguan pencernaan lainnya, mungkin mengalami iritasi lambung atau gangguan pencernaan lainnya jika mengonsumsi terlalu banyak pepaya.
4. Orang yang Mengonsumsi Obat Pengencer Darah
Pepaya memiliki efek pengencer darah yang ringan. Bagi mereka yang sudah mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, makan pepaya dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Hal ini karena pepaya dapat memperkuat efek dari obat pengencer darah tersebut.