← Beranda
Jangan Sepelekan Efek Sampingnya! 5 Bahaya Kecubung yang Bisa Sebabkan Kebutaan Bahkan Lebih Fatal
Novia Tri AstutiSenin, 5 Agustus 2024 | 04.42 WIB
Ilustrasi buah kecubung. (Istimewa)

 

 


JawaPos.Com - Sejauh ini kecubung merupakan tanaman yang dikenal karena khasiat medis dan pengobatan.

Namun tidak hanya sekadar tanaman obat, kecubung juga memiliki efek samping yang cukup fatal.

Oleh karenanya, tidak sembarang orang bisa mengonsumsi kecubung dengan cuma-cuma.

Alih-alih mengobati, kesalahan mengonsumsi kecubung justru bisa berakibat fatal.

Sebagai informasi, tanaman ini mengandung senyawa alkaloid yang dapat mempengaruhi sistem saraf dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Lebih lengkapnya, inilah lima bahaya utama dari konsumsi kecubung secara berlebihan dilansir dari Healthline.

1. Keracunan

Senyawa alkaloid dalam kecubung, seperti atropin dan skopolamin, dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

Gejala keracunan kecubung meliputi mual, muntah, mulut kering, dan kebingungan.

Dalam kasus yang parah, keracunan bisa berakibat fatal bahkan hingga kematian.

2. Gangguan Penglihatan

Konsumsi kecubung yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan penglihatan, termasuk pupil yang melebar dan penglihatan kabur.

Efek ini disebabkan oleh pengaruh alkaloid pada otot-otot mata dan saraf optik, yang bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

3. Halusinasi dan Delirium

Senyawa dalam kecubung dapat mempengaruhi otak dan menyebabkan halusinasi serta delirium.

Kondisi ini bisa sangat menakutkan dan membahayakan, karena orang yang mengalaminya mungkin tidak menyadari lingkungan sekitar dan bisa melukai diri sendiri atau orang lain.

4. Gangguan Pernapasan

Konsumsi kecubung dalam dosis tinggi dapat mempengaruhi sistem pernapasan dan menyebabkan kesulitan bernapas.


Efek ini terjadi karena alkaloid dalam kecubung dapat mengganggu fungsi otot-otot yang mengontrol pernapasan, yang bisa berbahaya dan memerlukan penanganan medis segera.

5. Gangguan Jantung

Kecubung dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dan menyebabkan gangguan irama jantung atau detak jantung yang tidak normal.

Kondisi ini bisa sangat serius dan meningkatkan risiko serangan jantung atau masalah kardiovaskular lainnya.

Jika mengalami gejala seperti detak jantung tidak teratur setelah mengonsumsi kecubung, segera cari bantuan medis.


***

EDITOR: Novia Tri Astuti