JawaPos.com – Seledri merupakan salah satu sayuran yang sering digunakan sebagai bahan atau pelengkap masakan, seperti makanan berkuah, lalapan, hingga salad.
Tak hanya menambah kelezatan juga sebagai penghias makanan, seledri rupanya memiliki beragam kandungan nutrisi yang memiliki khasiat baik untuk mencegah penyakit.
Selain itu, seledri juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya untuk kesehatan tubuh.
Dengan demikian, melansir laman Pharm Easy, Selasa (23/7), berikut adalah 7 manfaat seledri yang sayang untuk dilewatkan.
1. Menurunkan tingkat tekanan darah
Seledri mengandung sejumlah besar fitokimia yang dikenal sebagai phthalides. Senyawa ini melemaskan otot-otot arteri dan meningkatkan aliran darah.
Sesuai pengobatan Tiongkok, seledri dan ekstraknya membantu menurunkan tekanan darah. Kaya akan nitrat yang juga membantu mengendurkan otot polos pembuluh darah.
2. Meningkatkan kualitas sperma
Penelitian menunjukkan bahwa seledri memiliki perlindungan terhadap zat yang dapat merusak jumlah sperma.
Hal ini karena seledri memiliki efek penghambatan terhadap radikal bebas, yang dapat berdampak buruk pada kesuburan.
Ekstrak seledri dapat meningkatkan kinerja seksual dan meningkatkan jumlah sperma, juga meningkatkan sekresi hormon testosteron.
Baca Juga: 6 Manfaat Ceker Ayam untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya untuk Mencegah Osteoporosis
3. Mengurangi risiko kanker
Seledri kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. Ini mengandung dua senyawa anti kanker yang kuat, apigenin dan luteolin, yang mendorong penghancuran radikal bebas dan mendorong kematian sel kanker.
Seledri memiliki kandungan poliasetilen bioaktif, yang berpotensi mencegah berbagai pembentukan sel kanker. Seledri bermanfaat untuk melindungi seseorang dari kanker pankreas dan payudara.
4. Mencegah peradangan
Seledri kaya akan berbagai antioksidan yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, dan antivirus.
Seledri juga mengandung senyawa bernama luteolin yang dapat mencegah peradangan pada sel otak.
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak seledri bertindak seperti obat anti inflamasi seperti aspirin dan ibuprofen.
Ini juga memiliki efek mengurangi rasa sakit dan melindungi terhadap kerusakan lambung yang dapat terjadi akibat penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (AINS).
5. Meningkatkan kesehatan sel saraf dan mencegah kehilangan memori
Seledri mengandung apigenin yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf. Apigenin juga dapat berkontribusi pada kesehatan neuron.
Selain itu, seledri juga mencegah kehilangan memori karena mengandung senyawa spesifik yang dikenal sebagai -L-3-n-butylphthalide.
Ekstrak seledri memainkan peran penting dalam mengobati penyakit Alzheimer dan mencegahnya berkembang.
Baca Juga: VinFast Mulai Serahkan Unit-unit Pesanan ke Konsumen di GIIAS 2024
6. Membantu pencernaan
Karena mengandung nutrisi antioksidan dan antiinflamasi, seledri menawarkan perlindungan pada seluruh saluran pencernaan.
Serat alami yang terdapat pada seledri menjadikannya makanan penting untuk sistem pencernaan.
Serat larut dalam seledri akan difermentasi oleh bakteri yang ada di usus besar dan proses fermentasi ini meningkatkan kesehatan pencernaan.
7. Membantu mengurangi berat badan
Manfaat seledri untuk menurunkan berat badan terbukti karena mengandung serat pencernaan yang membuat kenyang dalam jangka waktu lama.
Kandungan serat tidak larut pada seledri dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu penurunan berat badan.
Selain itu, kandungan air seledri yang tinggi juga dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan mengatur metabolisme lipid.