← Beranda

Perbarui Gaya Hidup Sehatmu! Pahami 5 Makanan Tinggi Kandungan Insulin dan Dampaknya bagi Kesehatan

Novia Tri AstutiSenin, 15 Juli 2024 | 01.31 WIB
Ilustrasi minuman bersoda yang bisa merangsang hormon insulin dan meningkatkan gula darah. (Pexels/Ron Lach)

 


JawaPos.Com - Seperti diketahui, insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan berfungsi mengatur kadar gula darah.

Sementara itu, beberapa jenis makanan dapat merangsang produksi insulin secara signifikan.

Oleh karenanya, mengonsumsi makanan tinggi insulin dalam jumlah berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan.

Dilansir dari MayoClinic, Minggu (14/7), berikut adalah lima makanan yang dapat meningkatkan produksi insulin, beserta dampaknya.

1. Produk Olahan Susu

Produk olahan susu seperti susu, yogurt, dan keju dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah. Meskipun mengandung banyak nutrisi penting, produk susu memiliki protein dan laktosa yang dapat merangsang produksi insulin.

Dampak: Konsumsi berlebihan produk olahan susu dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko untuk diabetes tipe 2.

2. Kentang

Kentang, terutama yang diolah seperti kentang goreng atau mashed potato, dapat menyebabkan lonjakan insulin. Tingginya kandungan pati dalam kentang membuatnya cepat dicerna dan diserap, sehingga merangsang produksi insulin.

Dampak: Makan kentang dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin, serta berdampak negatif pada kontrol gula darah.

3. Roti dan Produk Roti

Roti, terutama roti putih, dan produk roti lainnya yang dibuat dari tepung halus memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan insulin.

Dampak: Konsumsi roti putih dan produk roti lainnya secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes tipe 2.

4. Makanan Manis dan Kue

Makanan manis seperti permen, kue, dan pastry mengandung gula yang sangat tinggi, yang dapat memicu lonjakan insulin.

 Gula sederhana dalam makanan ini cepat dicerna dan diserap, menyebabkan peningkatan cepat dalam kadar gula darah dan insulin.

Dampak: Kebiasaan mengonsumsi makanan manis dapat menyebabkan obesitas, diabetes tipe 2, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

5. Minuman Bersoda dan Minuman Manis

Minuman bersoda dan minuman manis lainnya seperti jus buah yang diberi tambahan gula memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, yang dapat merangsang produksi insulin.

Dampak: Minuman manis dapat menyebabkan lonjakan insulin, yang berkontribusi pada peningkatan berat badan, resistensi insulin, dan risiko penyakit metabolik.

***

 

EDITOR: Novia Tri Astuti