JawaPos.com - Garam memainkan peran penting dalam tubuh. Mineral kristal ini menjaga keseimbangan cairan dalam sel, transmisi saraf, dan kontraksi otot.
Menurut WHO, orang dewasa hanya diperbolehkan mengosumsi garam kurang dari satu sendok teh dalam sehari. Asupan garam berlebihan dapat berdampak negatif pada tubuh.
Dikutip dari Healthshots, Rabu (29/5), adabeberapa tanda ini akan dirasakan tubuh jika terlalu banyak mengonsumsi garam.
Baca Juga: Ada Rabu Pon, 6 Weton Ini Diramalkan Jadi Pemimpin Besar Menurut Primbon Jawa
Tekanan darah tinggi
Mengonsumsi terlalu banyak garam menyebabkan tekanan darah tinggi yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, dan masalah ginjal.
Garam menahan air dalam aliran darah, meningkatkan volume darah, dan memberi tekanan lebih besar pada dinding pembuluh darah, kata ahli gizi Abhilasha V, dikutip dari Healthshots, Rabu (29/5).
Pembengkakan
Asupan garam berlebihan menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, sehingga terjadi pembengkakan atau edema terutama pada tangan, kaki, pergelangan kaki atau perut. Hal ini terjadi karena garam mendorong tubuh menahan air untuk menjaga keseimbangan cairan.
Masalah ginjal
Asupan garam berlebihan dapat membebani ginjal yang berperan penting dalam menyaring kelebihan natrium dari darah. Seiring waktu, hal ini dapat mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal, jelas Abhilasha.
Jantung berdebar
Asupan garam tinggi dapat mengganggu keseimbangan elektrolit seperti natrium dan kalium dalam tubuh. Ketidakseimbangan ini menyebabkan jantung berdebar atau detak jantung tidak teratur terutama pada individu yang memiliki penyakit jantung bawaan.
Sering haus
Mengonsumsi terlalu banyak garam bisa membuat Anda merasa haus berlebihan. Hal ini karena garam menarik air keluar dari sel dan masuk ke aliran darah untuk mengencerkan kelebihan natrium, sehingga memicu respons haus tubuh.
Sering sakit kepala
Mengonsumsi terlalu banyak garam menyebabkan dehidrasi dan perubahan aliran darah. Hal ini dapat memicu sakit kepala atau migrain pada beberapa orang. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak garam dan mengalami gejala seperti haus atau ketidaknyamanan lainnya, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.
Pertama, perbanyak minum air untuk mengencerkan konsentrasi natrium dalam aliran darah dan mendorong buang air kecil. Lalu, konsumsi makanan kaya kalium seperti pisang, jeruk, bayam, kentang, dan tomat untuk membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit.
Terakhir, lakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang misal berjalan kaki dan yoga guna merangsang sirkulasi dan mendorong pergerakan cairan dalam tubuh.