JawaPos.com - Luka yang berada di kaki dan menimbulkan bekas dapat membuat rasa tidak percaya diri pada beberapa orang karena dianggap mengganggu penampilan.
Tidak jarang, bekas luka di kaki tersebut sulit dihilangkan meski proses penyembuhan sudah selesai.
Bekas luka bisa saja masih terlihat walaupun sudah berlalu, bahkan hingga bertahun-tahun lamanya.
Melansir dari Primaya Hospital (18/12), kondisi kulit pada kaki yang luka memiliki kemungkinan untuk tidak bisa sepenuhnya kembali ke kondisi semula.
Hal itu terjadi karena beberapa faktor, seperti tingkat keparahan luka, perawatan luka, dan jenis luka.
Untuk menghilangkan bekas luka di kaki, berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan:
1. Jaga kebersihan dan kelembapan area luka
Menjaga tingkat kelembapan dan kebersihan pada luka sangat penting dilakukan untuk menghindari adanya infeksi pada kulit. Untuk menjaga kelembapan pada kulit yang luka, kamu bisa menggunakan salep, petroleum jelly, ataupun losion.
Apabila area yang terluka terkena kotoran, segera bersihkan dengan air hangat. Setelah itu, keringkan dengan handuk secara lembut karena luka biasanya rentan terkena infeksi sehingga perlu berhati-hati.
Baca Juga: Ingin Hilangkan Tato dan Bekas Luka, Cobalah Terapi Laser
2. Hindari mengelupas luka yang mengering
Salah satu kebiasaan yang perlu dihindari saat terjadi luka pada kaki yang mulai mengering adalah menggaruk atau mengelupasnya.
Bekas luka yang mulai mengering biasanya akan menimbulkan sensasi gatal di area yang terluka. Tapi perlu diingat bahwa mengelupas luka yang mengering dapat menghambat proses penyembuhan luka itu sendiri.
3. Gunakan kompres hangat atau dingin
Apabila luka menimbulkan bekas, salah satu cara yang bisa digunakan untuk menghilangkannya yaitu dengan melakukan kompres hangat ataupun dingin.
Kompres hangat diketahui dapat meredakan peradangan dan nyeri di area luka. Sedangkan kompres dingin dapat meningkatkan aliran darah menuju luka sehingga pasokan oksigen akan bertambah.
4. Perban atau tutup luka saat dibutuhkan saja
Penggunaan perban untuk menutup luka sebaiknya tidak dilakukan secara terus-menerus. Luka seharusnya dibiarkan terbuka agar tidak menghambat proses penyembuhan.
Penggunaan perban hanya boleh dilakukan pada saat-saat tertentu saja. Misalnya ketika mengalami luka robek, berdarah, bernanah atau saat sedang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Disarankan juga untuk rutin menggantinya setiap beberapa jam sekali.
Baca Juga: Penanganan Bopeng Bekas Jerawat dengan Gelombang Ultrasound
5. Terapi laser
Terapi laser dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghilangkan bekas luka yang sudah lama. Terapi medis tersebut dilakukan untuk melembutkan bekas luka dan meratakan warna kulit.
6. Suntik kortikosteroid
Perawatan medis lain yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka yaitu dengan melakukan suntik kortikosteroid ke dalam jaringan bawah kulit yang mengalami luka.
Kortikosteroid sendiri merupakan golongan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti keloid, peradangan, dan bekas luka.
7. Terapkan pola hidup sehat
Menerapkan pola hidup sehat juga merupakan salah satu cara yang dapat membantu proses penyembuhan luka pada kaki secara alami.
Cukup dengan tidur yang cukup, konsumsi makanan yang berprotein tinggi, serta bergizi seimbang, proses penyembuhan jaringan pada luka di kaki dapat terjadi lebih cepat.