← Beranda

Bolehkah Pasien Autoimun Kulit Divaksin Covid-19? Ini Kata Dokter

Edy PramanaKamis, 4 November 2021 | 22.26 WIB
Ilustrasi penyakit autoimun yang mengancam usia produktif.
JawaPos.com - Sejumlah syarat diberlakukan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, salah satunya lolos skrinning kesehatan. Terutama bagi mereka dengan penyakit autoimun. Bagaimana untuk mereka yang mengalami penyakit autoimun kulit?

Terkait vaksin, pasien autoimun kulit tentu dapat memperoleh vaksin Covid-19, CEO Klinik Pramudia dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, mengatakan pasien autoimun kulit boleh divaksinasi, asalkan kondisinya terkontrol dan penggunaan obat sesuai dengan anjuran dan di bawah pengawasan dokter spesialis kulit (Sp.KK). Selain itu, perlu ada konsultasi menyeluruh pada pasien dengan penyakit penyerta seperti nyeri sendi, kadar gula yang tinggi, dan tekanan darah tinggi.

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul terkait autoimun kulit yaitu mengenai kapan dan apakah pasiennya boleh vaksin Covid-19. Terkait hal ini, dr. Anthony mengatakan paling penting adalah pengetahuan yang cukup dari pasien dan masyarakat secara umum terkait penyakitnya, bagaimana mencegahnya agar tidak kambuh, cara pengobatan yang benar dan kapan harus
berobat.

"Sampai akhirnya jika semuanya sudah terskrining dengan baik, dokter akan bisa memberikan saran kapan mereka bisa melakukan vaksinasi covid-19. Tentu bisa divaksin, tapi pastinya ada pemeriksaan terlebih dahulu," tuturnya secara daring baru-baru ini.

Spesialis kulit dan kelamin (Dermato-venereologi) Klinik Pramudia dr. Amelia Soebyanto, Sp.DV, menambahkan, pengobatan terhadap penyakit autoimun kulit menjadi tantangan tersendiri pada masa pandemi. Hal ini karena menurutnya, kondisi pandemi saat ini menganjurkan masyarakat untuk sebisa mungkin berada di rumah dan mengurangi aktivitas di luar, dan berdampak pada pasien yang takut untuk memeriksakan diri ke dokter
serta memilih melakukan pengobatan sendiri di rumah yang justru seringkali memperberat kondisinya.

"Stres yang ditimbulkan oleh kondisi saat ini juga memicu kekambuhan penyakit autoimun kulit," tutur dr. Amelia.

Pada intinya, kata dia, jangan takut memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit di masa pandemi ini. "Karena tentu saja prosedur konsultasi dan pemeriksaan semuanya sesuai dengan protokol kesehatan," kata dr. Amelia.
EDITOR: Edy Pramana