← Beranda

8 Cara Mengurangi Inflamasi Pada Tubuh, dari Konsumsi Makanan Kaya Antioksidan hingga Olahraga Teratur

Rabbany WanadrianiJumat, 1 Desember 2023 | 01.46 WIB
ILUSTRASI: Seseorang alami peradangan di pergelangan tangan.

JawaPos.com – Inflamasi atau peradangan merupakan mekanisme tubuh untuk melindungi diri dari infeksi mikroorganisme asing misal jamur, virus, dan bakteri. Ada kalanya inflamasi justru menyerang sistem kekebalan tubuh. Alih-alih memberikan perlindungan menyebabkan kondisi suatu penyakit.

Sebuah studi dari US National Library of Medicine menunjukkan, peradangan kronis jadi alasan seseorang diabetes, sakit jantung, dan gangguan autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis.

“Peradangan adalah respons alami sistem kekebalan tubuh untuk memelihara terhadap rangsangan berbahaya misal infeksi, cedera, atau racun," kata Pramod Kadam, dokter bedah umum Pramod Kadam, seperti dikutip dari Healthshots, Kamis (30/11).

Selain itu, terdapat beberapa faktor lain inflamasi pada tubuh misal fluktuasi hormonal yang terjadi terhadap wanita seperti siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause bisa sebabkan gejala peradangan.

Lalu, stres psikologis dapat memicu peradangan misal pemikiran terkait pekerjaan, keluarga, dan tekanan masyarakat yang sebabkan peradangan kronis jika tak dikelola secara efektif.

Pola makan yang buruk misal konsumsi makanan olahan, gula, dan lemak bisa jadi salah satu alasan seseorang mengalami inflamasi serta obesitas.

Lantas, bagaimana cara mengurangi inflamasi pada tubuh demi mengurangi resiko penyakit serius? Simak uraiannya di bawah ini:

1. Konsumsi makanan kaya antioksidan

Sayuran dan buah beri seperti strawberry, blueberry, dan raspberry mengandung antioksidan yang disebut antosianin dapat melawan peradangan karena memiliki kandungan serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk tubuh.

2. Diet antiinflamasi

Untuk mengurangi peradangan, perbanyak mengonsumsi asam lemak omega-3 yang bisa ditemukan pada makanan seperti ikan salmon, sarden, biji rami, dan kenari.

Baca Juga: Peradangan Jantung Usai Divaksin Covid-19 Lebih Tinggi dari Perkiraan

3. Batasi makanan olahan

Makanan olahan yang tinggi akan gula rafinasi, lemak tak sehat, dan zat adiktif dapat memicu peradangan. Jadi, hindari atau kurangi makanan tersebut dari pola makan sehari-hari.

4. Konsumsi gandum utuh

Pilih biji-bijian seperti beras merah, quinoa, dan oat dibandingkan biji-bijian olahan seperti nasi putih dan roti putih.

5. Manajemen stres

Latih teknik pengurangan stres seperti meditasi, Latihan pernapasan dalam, dan konsentrasi demi menghindari inflamasi pada tubuh.

6. Tidur yang cukup

Jangan tidur larut malam dan usahakan bangun tepat waktu di pagi hari. Usahakan untuk mendapatkan tidur berkualitas selama 7 hingga 9 jam setiap malamnya karena pola tidur yang buruk bisa sebabkan peradangan.

7. Atur berat badan

Jika seseorang mengalami kelebihan berat badan, cobalah untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat melalui pola makan seimbang. Jika terdapat jaringan lemak berlebih, maka akan menghasilkan zat-zat bersifat inflamasi.

8. Olahraga teratur

Lakukanlah olahraga secara teratur atau melakukan aktivitas fisik, seperti latihan aerobik, latihan kekuatan, atau yoga.

Olahraga membantu mengurangi inflamasi dengan mengatur sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Mengurangi peradangan pada tubuh mungkin memerlukan pendekatan komprehensif dan respons setiap orang bisa berbeda-beda.

Beberapa mungkin memerlukan pengobatan dan yang lain mungkin harus mengubah pola makan dan hidup gaya sehat demi atasi inflamasi secara efektif.

EDITOR: Ilham Safutra