JawaPos.com - Hati-hati saat anak bermain dekat kolam. Tak jarang karena orang tua lalai, anak bisa celaka di rumahnya sendiri.
Pakar Nyeri dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, meminta para orang tua untuk tidak menganggap remeh saat anak terjatuh ke kolam namun masih tersadar. Bisa jadi ada luka di dalam kepalanya yang membutuhkan penanganan medis serius.
"Kalau masih tersadar harus diobservasi ketat apalagi jika anak merasakan sakit karena terbentur," katanya kepada JawaPos.com, Jumat (16/11).
Maka ada tiga indikasi yang bisa menjadi gejala mengkhawatirkan yang jangan didiamkan. Anak harus segera mendapatkan penanganan khusus bahkan bisa sampai operasi oleh dokter spesialis bedah saraf jika terjadi perdarahan.
Muntah dan Kejang
Waspadai saat anak mengalami muntah usai terpeleset ke kolam. Bisa jadi ada pertanda sesuatu luka pada otaknya. Kemudian apalagi jika disertai dengan kejang.
Cenderung Tertidur atau Setengah Sadar
Hati-hati juga ketika anak masih sadar namun terkesan cenderung tertidur usai terpeleset. Hal itu dikhawatirkan ada luka tumpul di kepalanya yang membuat kesadarannya terganggu.
Luka Lebam
Luka lebam akibat atau luka tumpul seringkali disepelekan orang tua. Tumpul atau benturan di luar terlihat tak ada hal yang mengkhawatirkan, tetapi ternya di dalam kepalanya bisa terjadi patah tulang. Yaitu ketika bagian tengkorak terjadi perdarahan, tulangnya patah dan menusuk ke area otak.