JawaPos.com - Tak hanya orang dewasa yang sering mengonsumsi makanan camilan, tetapi bayi juga butuh kudapan sebagai makanan tambahan dan pelengkap gizi. Kudapan tersebut biasanya dibuat sebagai finger food agar bayi bisa memegang makanan sendiri.
Bayi mulai diberikan makanan lebih padat atau memegang makanan sendiri idealnya pada usia 8 bulan. Hal tersebut bertujuan untuk melatih kemampuan motorik. Salah satu, finger food yang instan adalah biskuit bayi.
Namun, masih banyak yang salah kaprah dengan mengencerkan biskuit bayi. Padahal biskuit bayi bisa diberikan sesuai dengan bentuk aslinya.
"Biskuit bayi sengaja dibuat garing, sehingga ketika dikerat akan lumer sendiri," kata dr. Klara Yuliarti, SpA(K), dokter spesialis kesehatan anak, ketika ditemui di RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (18/1).
Selain itu, Klara mengingatkan agar para orang tua memerhatikan label gizi dan izin BPOM sebelum membeli biskuit bayi. Oleh karena itu, dia menyarankan pemberian finger food yang dibuat sendiri karena kandungan gizinya juga bisa diperhatikan.
Menurutnya, bayi berusia 10 bulan sudah mulai bisa diperkenalkan family food sesuai dengan menu keluarga. Hanya saja, perlu diingat tetap dibuat lebih lembut ddengan cara dikukus atau direbus dahulu untuk makanan tertentu.
"Sayur-sayuran juga boleh dijadikan finger food tetapi tidak usah banyak karena bayi tidak butuh sayur dan buah yang banyak. Bayi tidak terlalu membutuhkan serat," pungkas Klara.