JawaPos.com - Kasus bayi Tiara Debora menjadi perhatian masyarakat. Debora meninggal dengan riwayat lahir prematur, keadaan gizi yang kurang baik dan riwayat penyakit jantung bawaan (PDA). Jantung merupakan organ vital yang berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh.
Sangat banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan dan fungsi jantung mulai dari gaya hidup, hingga faktor genetik seseorang. Namun, cacat jantung pada bayi seringnya terjadi sejak bayi masih dalam kandungan, sehingga dia dilahirkan dengan kondisi memiliki kelainan jantung kongenital.
Dalam keterangan hellosehat.com, Senin (11/9), trrungkap penyebab kelainan jantung kongenital. Kelainan jantung kongenital atau cacat jantung bawaan adalah kondisi struktur jantung yang tidak sempurna. Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap kinerja jantung dalam menjaga aliran darah.
Namun, tidak semua orang mengalami gejala atau gangguan fungsi jantung jika ia dilahirkan dengan kelainan jantung kongenital. Cacat jantung pada bayi ditandai dengan warna kebiruan pada kuku, kulit dan bibir.
Sedangkan masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan karena kelainan jantung kongenital ini dapat berupa gangguan pertumbuhan dan asupan nutrisi, serta beberapa gejala seperti sering sesak napas, pusing, dan mudah merasa lelah. Masalah kesehatan tersebut pada umumnya akan menghambat aktivitas penderita jantung bawaan, dan dapat muncul pada umur yang bervariasi bahkan menetap hingga dewasa.
Apa yang terjadi pada bayi penderita cacat jantung bawaan?
Pada dasarnya, cacat jantung pada bayi yang merupakan penyakit bawaaan disebabkan olehketidaksempurnaan struktur jantung, seperti adanya lubang dan katup yang tidak dapat menutup dengan sempurna.
Beberapa jenis kelainan struktur jantung dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Kelainan Katup Jantung
Menyebabkan gangguan aliran darah, jika katup terlalu sempit maka darah tidak dapat mengalir dengan lancar. Dan jika katup tidak dapat menutup dengan sempurna maka terjadi kebocoran aliran darah dan darah kembali mengalir ke belakang.
2. Kelainan Dinding Jantung
Terjadinya kebocoran dinding pemisah jantung sebelah kiri dan kanan sehingga darah yang masuk bercampur dengan darah yang akan keluar dari jantung.
3. Kelainan Otot Jantung
Menyebabkan jantung tidak memompa darah dengan seharusnya, hal ini berisiko menyebabkan gagal jantung.
4. Kelainan Pembuluh Darah Menyebabkan aliran darah abnormal dari jantung menuju organ vital lainnya atau sebaliknya. Hal ini juga dapat menyebabkan gagal jantung.