alexametrics

Sukses Turunkan Berat Badan Sebanyak 108 Kg dengan Diet Keto

30 Juni 2019, 09:30:40 WIB

JawaPos.com – Banyak orang berusaha keras untuk menurunkan berat badan. Gaya hidup tak sehat dengan asupan tinggi gula, garam, dan lemak membuat isu obesitas menjadi ancaman. Maka berbagai diet pun dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan. Salah satunya adalah diet keto.

Diet keto dikenal sebagai diet sangat rendah kalori dengan mengurangi asupan karbohidrat sedikit ekstrem. Sehingga komposisi asupan protein lebih banyak.

Salah satu pria di Amerika Serikat bernama Tim Lighthart berhasil membuktikannya. Ia menurunkan berat badannya dari 226 kilogram menjadi 108 kilogram setelah menjalani diet keto.

Pada saat dia berusia 30 tahun, Lighthart memiliki berat 226 kilogram. Hal itu dipicu oleh pekerjaannya sebagai IT yang membuatnya stres dan tidak menentu sehingga selalu mengandalkan makanan cepat saji. Makanan itu disantapnya untuk mengatasi stres dan depresi.

Melihat bobotnya yang terus bertambah, ia pun muali khawatir tubuhnya tidak berfungsi secara normal. Yup, hasilnya, Lighthart terus-menerus sakit dan lelah.

Dia didiagnosis menderita diabetes tipe-2 dan minum empat obat untuk mengelola tekanan darah tinggi dan kolesterol. Tentu bersamaan dengan pembunuh rasa sakit dan pelemas otot. Selama pemindaian jantung, rumah sakit menggunakan timbangan khusus untuk mengakomodasi berat badannya.

Pada 2011, Lighthart menerima bedah gastrektomi, yang membatasi jumlah makanannya. Dia dengan cepat turun lebih dari 45 kilogram. Namun naik kembali hanya dalam waktu setahun. Langkah tersebut tetap membuatnya khawatir kalau berat badannya akan kembali seperti semula.

Untuk itu, ia dan istrinya mulai menjalani diet Keto. Tentunya diimbangin dengan latihan kekuatan dan gerak.

“Pelatih olahraga memberi saya pengetahuan untuk menjadi mandiri latihan sendiri,” jelasnya seperti dilansir Men’s Health, Minggu (30/6).

Menggabungkan diet dan olahraga memungkinkannya berat badannya untuk semakin turun lagi menjadi 120 kilogram selama tujuh bulan.

“Ukuran celana saya sebelumnya 60 sekarang menjadi 40. Saya sekarang memakai kemeja ukuran sedang setelah sebelumnya membeli 4x lebih besar,” ungkapnya.

Dia juga lebih lebih percaya diri dalam lingkungan sosial. Keluarga adalah motivasi terbesarnya.

“Saya perlu menjadi lebih baik untuk istri dan anak perempuan saya,” katanya.

“Akhirnya, disiplin itu mengubah perubahan menjadi kebiasaan, dan diet, atau latihan berubah dari menjadi pilihan kesehatan menjadi perubahan hidup,” tutupnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads