alexametrics

Temuan Baru Pakar Kesehatan, Obat Talasemia dari Tumbuhan

29 Oktober 2017, 20:43:42 WIB

JawaPos.com – Talasemia adalah penyakit kelainan sel darah merah. Talasemia alfa adalah kelainan sel darah merah turunan akibat tidak normalnya sintesis rantai globin alfa. Talasemia alfa berkaitan dengan stres oksidatif.

Hingga saat ini belum ada penelitian yang mengungkapkan kemampuan antioksidan dari tumbuhan. Para peneliti dan pakar pakar dari Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian tentang aktivitas antioksidan etanol pada tumbuhan harendong.

Para peneliti tersebut adalah Hafiz Nalfiando, I Made Artika dan Ita Margaretha Nainggolan. Salah satu peneliti, I Made Artika mengatakan kerusakan oksidatif penyakit talasemia ini berhubungan dengan tingkat kerusakan dari gen globin alfa. Semakin tinggi kerusakan gen globin alfa, maka semakin tinggi kerusakan oksidatifnya.

“Hal ini akan menyebabkan stres oksidatif yaitu kondisi senyawa radikal bebas melebihi kapasitas pertahanan antioksidan plasma. Senyawa radikal ini dapat merusak sel dengan berinteraksi pada lipid, protein, dan asam nukleat,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (29/10).

Aktivitas antioksidan buah harendong dengan hasil ekstrak etanol 70 persen, menunjukkan harendong memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Ekstrak metanol daun harendong memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Di samping itu, harendong diklaim mempunyai senyawa aktif yang dapat digunakan sebagai obat herbal.

Selain dipercaya bisa mengobati talasemia, harendong juga digunakan oleh masyarakat Malaysia untuk mengobati luka-luka, diabetes, disentri, noda hitam pada wajah, dan sakit gigi. Bahkan sudah diuji farmakologi untuk antibakteri, antiviral, dan antikoagulan. Akar harendong untuk obat diare. Masyarakat Bogor, Indonesia menggunakan daun harendong untuk obat kumur.

“Serangkaian penelitian terhadap kandungan fitokimia harendong juga telah dilakukan. Hal ini menunjukkan bahwa buah mentah dan daun harendong berpotensi sebagai antioksidan,” ujarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah mentah harendong memiliki aktivitas antioksidan sebesar 6.48 ± 0.75 µg/mL. Aktivitas antioksidan dari buah tidak memberikan pengaruh terhadap darah penderita talasemia alfa.

Editor : admin

Reporter : (ika/ce1/JPC)



Close Ads
Temuan Baru Pakar Kesehatan, Obat Talasemia dari Tumbuhan