alexametrics

Meminang In Vitro Fertilization (IVF) demi Menimang Buah Hati

Bisa Simpan Embrio untuk Kehamilan Berikutnya
28 November 2021, 18:04:41 WIB

Dalam program bayi tabung, tim dokter dan pasutri mengharapkan oosit (sel telur) yang banyak. ’’Jika oositnya banyak, embrionya bisa lebih dari satu. Nah, embrio tersebut yang ditanamkan ke rahim hanya satu atau dua,” terangnya.

Lalu, bagaimana dengan sisa embrionya? Bisa disimpan untuk kehamilan berikutnya. ’’Bayi tabung ini seperti kotak pandora. Saat pemrosesan bayi tabung, usia embrionya sama, tapi penanamannya bisa dilakukan pada jarak waktu yang diinginkan,” ujar Prof Bus.

Agar embrio bisa digunakan lagi dalam kehamilan berikutnya, sistem penyimpanan embrionya pun harus baik. Dalam layanan penyimpanan embrio itu ada kontrak dan biayanya jelas. ’’Biaya menyimpan sekitar Rp 2,5 juta per tahun,” katanya. Biaya itu bervariasi, bergantung klinik atau rumah sakit yang melayani.

Selain itu, penyimpanan harus menganut asas etika. ’’Kita tidak boleh menggunakan embrio tersebut untuk penelitian,” tandas Prof Bus.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : ayu/c7/hep

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads