alexametrics

Waspada Mutasi Ganda Virus Covid-19 dari India

Bisa Pengaruhi Efikasi Vaksin
28 April 2021, 14:13:43 WIB

JawaPos.com – Salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 di India adalah adanya strain baru hasil mutasi virus. Indonesia harus waspada. Sebab, beberapa mutasi virus ditengarai bisa memengaruhi efikasi vaksin, bahkan lolos dari tes PCR.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan mantan Direktur Penyakit Menular WHO Prof Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan, ada laporan bahwa beberapa spesimen di India tidak terdeteksi tes molekuler PCR.

“Tapi, baru berupa laporan awal. Masih ditunggu bukti ilmiahnya,” jelas Tjandra kepada Jawa Pos kemarin (27/4).

Kendati begitu, kata Tjandra, Indonesia wajib waspada karena varian-varian baru yang mengkhawatirkan atau variant of concern (VOC) baru terus bermunculan. Belajar dari kasus di India, selain berbagai variant of interest (VUI), ada tambahan ancaman berupa varian mutasi ganda atau double mutant yang berasal dari negeri tersebut. Bahkan, Tjandra menyebutkan, sudah ada laporan kemunculan triple mutant dari Bengal di India Timur.

Tjandra menuturkan, sejak awal India memang sudah melaporkan adanya jenis VOC yang tersebar luas di berbagai negara. Misalnya, varian B.1.1.7 yang kali pertama dideteksi di Inggris pada 20 September 2020 dan kini sudah ada di 130 negara di dunia, termasuk Indonesia. Kemudian, varian B.1.351 yang dilaporkan di Afrika Selatan pada awal Agustus 2020 dan sekarang sudah ada di lebih dari 80 negara.

’’Varian ini dilaporkan mungkin memengaruhi efikasi vaksin, termasuk AstraZeneca yang digunakan di Indonesia,” jelas Tjandra.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/deb/c7/fal

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads