alexametrics

Wabah Kolera di Yaman Jadi Catatan Katering Pemondokan Jamaah Haji

27 Juli 2017, 09:01:22 WIB

JawaPos.com – Wabah kolera menyerang Yaman, Timur Tengah. Jumlah penderitanya yang mencapai ratusan ribu orang membuat negara itu mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) terbesar di dunia. Karena itu para jamaah haji diminta untuk waspada.

Minuman yang akan dikonsumsi para jamaah biasanya berupa air kemasan. Namun penularan lewat air dan udara bisa saja menularkan jamaah haji jika mereka jajan atau mencicipi kuliner di sana.

Karena itu, higienis dan kebersihan makanan dan minuman jamaah haji wajib dijaga. Salah satunya hal itu menjadi perhatian bagi katering pemondokan jamaah haji.

Wabah Kolera di Yaman Jadi Catatan Katering Pemondokan Jamaah Haji
Ilustrasi: Jamaah haji (Dok.JawaPos.com)

“Kolera ini sangat menular ya, dari bakteri ya. Biasanya lewat air dan makanan. Pencegahan cukup kebersihan saja dijaga. Nah karena sudah tahu seperti ini, katering haji juga harus dijaga makanan dan minumannya,” tegas Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Jane Soepardi kepada JawaPos.com, Rabu malam (26/7).

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang sudah bebas (zero) bakteri kolera. Sudah selama lima tahun kolera tak pernah muncul di negara ini.

“Indonesia sudah tidak endemis, ada satu kasus saja di Indonesia itu sudah dinyatakan KLB,” tegasnya.

Untuk melakukan pencegahan, hal ini bisa dilakukan dengan vaksin, namun prosesnya membutuhkan waktu yang lama. Pasalnya vaksin kolera harus diimpor dan membutuhkan waktu lebih dari enam bulan.

“Stoknya tidak ada harus impor. Tak akan kekejar jika jamaah haji divaksin hanya tinggal sebentar lagi. Karena itu menjaga kebersihan makanan dan minuman serta daya tahan tubuh, khususnya bagi lansia yang rentan,” tukasnya.

 

Editor : Kuswandi

Reporter : (ika/JPC)

Saksikan video menarik berikut ini:

Wabah Kolera di Yaman Jadi Catatan Katering Pemondokan Jamaah Haji